Laporkan Masalah

Lokasi Kluster dan dinamika industri kecil dan kerajinan rumah tangga :: Studi empiris di Jawa Tengah, 1999-2002

HARYANTO, Hery, Dr. Mudrajad Kuncoro, M.Soc.Sc

2004 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lokasi kluster industri kecil dan kerajinan rumah tangga (IKRT), kelompok industri utama berdasarkan yang menjadi andalan pada daerah kluster dan menguji faktor-faktor yang menentukan klasifikasi berdasarkan kluster IKRT di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data mentah hasil Survey Usaha Terintegrasi (SUSI) yang diperoleh dari BPS Jakarta dan data penduduk yang diperoleh dari BPS Provinsi Jawa Tengah dengan periode pengamatan 1999-2002. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah: analisis sistem informasi geografis (SIG) untuk mengidentifikasi lokasi kluster IKRT, indeks spesialisasi regional krugman untuk mengidentifikasi kelompok industri yang menjadi andalan dan membandingkan tingkat spesialisasi antarkluster pada daerah kluster industri. Analisis regresi logistik digunakan untuk menguji faktor-faktor yang menentukan klasifikasi kluster industri. Hasil analisis menemukan bahwa industrialisasi di Jawa Tengah tidak merata antardaerah. Ditemukan 6 daerah kluster industri utama berdasarkan tenaga kerja yakni Kabupaten Wonosobo mendominasi industri pengolahan gula dan pengolahan tembakau, Kabupaten Jepara mendominasi industri kerajinan dan barang perhiasan, Banyumas mendominasi industri plastik dan industri pengolahan gula, Banjarnegara mendominasi industri pengolahan gula dan industri anyam-anyaman, Cilacap mendominasi industri penyamakan kulit dan industri makanan dan Sragen mendominasi industri barang dari tanah liat untuk keperluan rumah tangga. Indeks spesialisasi terbesar adalah perbandingan kluster antara Kabupaten Wonosobo dengan Jepara (1,90) dan indeks spesialisasi terkecil adalah antara Wonosobo dengan Banyumas (0,29). Analisis regresi logistik dengan menggunakan empat variabel prediktor yakni bapak angkat (STEP), populasi (POP), biaya tenaga kerja (WAGE), produktivitas tenaga kerja (PROD) mampu menjelaskan klasifikasi daerah berdasarkan kluster industri dengan tingkat sukses sebesar 91,4%. Berdasarkan tiga prediktor yakni bapak angkat, biaya tenaga kerja, dan produktivitas tenaga kerja yang signifikan dan positif mengindikasikan bahwa semakin tinggi ketiga variabel tersebut maka cenderung akan menyebabkan semakin terkonsentrasinya IKRT pada kluster industri.

This research was intended to identify small scale and household industry (IKRT) cluster locations, superior cluster’s industry, clasifying factors based on IKRT in 35 regencies/towns of Central Java. Secondary data were used and gathered from SUSI BPS Jakarta and population gathered by BPS Central Java, 1999-2002. Geographic information analysis was the method of IKRT cluster identification, Krugman’s index of regional specialization, dan superior cluster’s industry; and comparation between cross-cluster specialization in industrial cluster. Logistic regression analysis to analyse factors determining industrial cluster Research found that specializations in Central Java were not equally distributed. There were six main industrial cluster based on workforce: Wonosobo was dominated by sugar and tobacco industry, and the other are Jepara by craft and jewelry, Banyumas by plastic, Banjarnegara by sugar and plait, Cilacap by leather tannin and food, and Sragen by household clay craft. The biggest specialization index was the ratio between Wonosobo and Jepara (1.90) and the smallest specialization index was the ratio between Wonosobo and Banyumas (0,29). Logistic regression by four variables of foster father, population, labour cost, and labour productivity explained the regional specialization based on industrial cluster with success rate of 91.4% The significant-possitive foster father, labor cost, and labour productivity indicated that the higher the three variables, the higher concentration rate of IKRT in industrial cluster.

Kata Kunci : Industri Kecil dan Kerajinan Rumah Tangga,Lokasi Kluster dan Dinamika


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.