PREDIKTOR PERBAIKAN PANJANG BADAN PADA ANAK STUNTING 0 – 2 TAHUN
William, Dr. dr. Titis Widowati, Sp.A(K); Dr. dr. Neti Nurani, M.Kes, Sp.A(K)
2024 | Tesis | S2 Kedokteran Klinik
Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada anak yang berdampak signifikan pada pertumbuhan linear, perkembangan neurokognitif, dan kesehatan lintas generasi. Penurunan prevalensi stunting di Indonesia belum cukup cepat untuk mencapai target WHO 2025, sehingga penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor prediktor yang dapat meningkatkan keberhasilan tatalaksana stunting.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor prediktor perbaikan panjang badan pada anak usia 0–2 tahun dengan stunting di RSUP Dr. Sardjito.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kohort retrospektif pada anak usia ?2 tahun dengan diagnosis stunting (LAZ < -2 SD) berdasarkan data rekam medis periode 2021–2024. Faktor prediktor yang dievaluasi meliputi keparahan stunting, adanya penyakit penyerta, pemberian ASI, enteral feeding, dan pengelolaan awal di rawat inap. Analisis data dilakukan dengan uji bivariat dan multivariat untuk menentukan faktor prediktor independen.
Hasil Penelitian: Dari 88 subjek didapatkan perbaikan stunting sebanyak 32 subjek (36,4%). Severe stunting (OR=4,90; p=0,002) dan enteral feeding (OR=8,41; p=0,017) terbukti sebagai faktor prediktor signifikan terhadap perbaikan panjang badan dengan target HAZ +0,67. Sementara itu, penyakit penyerta, pemberian ASI, dan pengelolaan awal di rawat inap tidak menunjukkan hubungan signifikan terhadap perbaikan stunting.
Kesimpulan: Severe stunting dan enteral feeding merupakan faktor prediktor independen yang signifikan dalam memengaruhi perbaikan panjang badan pada anak usia 0–2 tahun dengan stunting.
Background: Stunting remains a major health problem in pediatrics, with significant impacts on linear growth, neurocognitive development, and intergenerational health. The reduction rate of stunting prevalence in Indonesia has been insufficient to meet WHO’s 2025 target, underscoring the need to identify predictors that can improve stunting management outcomes.
Objective: To identify predictive factors influencing linear growth improvement in stunted children aged 0–2 years treated at Dr. Sardjito General Hospital.
Methods: A retrospective cohort study was conducted on children aged ?2 years diagnosed with stunting (LAZ < -2 SD) based on medical records from 2021–2024. Predictive factors evaluated included severe stunting, comorbidities, breastfeeding, enteral feeding, and initial inpatient management. Bivariate and multivariate analyses were performed to identify independent predictors of linear growth improvement.
Results: Among the 88 subjects studied, 32 (36.4%) demonstrated improvement in stunting. Severe stunting (OR=4.90; p=0.002) and enteral feeding (OR=8.41; p=0.017) were identified as significant independent predictors of linear growth improvement, defined as HAZ +0.67. Comorbidities, breastfeeding, and initial inpatient management were not significantly associated with growth improvement outcomes.
Conclusion: Severe stunting and enteral feeding use are significant independent predictors of linear growth improvement in stunted children aged 0–2 years.
Kata Kunci : stunting, linear growth, predictors, severity, enteral feeding