Laporkan Masalah

Siklus hidup keluarga; tahap tanpa anak dan tahap melahirkan anak di desa sumberdadi kecamatan Mlati kabupaten Sleman

Slamet Hariyanto, Prof. Drs. Kasto, M.A.

1996 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini dilakukan di Desa Sumberadi Ke¬camatan Mlati Kabupaten Sleman. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan Tahap Tanpa Anak, Tahap Melahirkan Anak maupun Jumlah Anak Lahir Hidup menurut kelompok umur. Disamping itu, juga untuk me¬ngetahui hubungan usia kawin pertama dengan Tahap Me¬lahirkan Anak dan Jumlah Anak Lahir Hidup. Metode pemilihan daerah penelitian ditentukan secara purposive, yang merupakan daerah desa yang mem¬punyai jumlah penduduk terbesar diantara daerah pedesaan lainnya di Kecamatan Mlati. Dipilih daerah dengan jumlah penduduk yang besar ini diharapkan penduduk wanitanya mempunyai Tahap Tanpa Anak maupun Tahap Melahirkan Anak yang lebih bervariasi. Metode pengambilan responden dilakukan dengan teknik systematic random sampling. Responden merupakan penduduk wanita pernah kawin berusia 25-69 tahun. Pengambilan batas umur 25 tahun ini di¬harapkan responden telah melampaui Tahap Tanpa Anak, se¬dangkan batas umur 69 tahun diharapkan responden telah melampuai Tahap Melahirkan Anak dan Tahap Meninggalkan Rumah. Rata-rata Tahap Tanpa Anak responden mencapai 23 bulan. Ada perbedaan rata-rata Tahap Tanpa Anak antara kelompok umur. Kelompok umur 25-34 tahun mempunyai rata-rata Tahap Tanpa Anak 17 bulan sedangkan kelompok umur 35-44 tahun mempunyai rata-rata Tahap Tanpa Anak 22 bulan dan 26 bulan untuk kelompok umur 45-69 tahun. Tahap Melahirkan Anak merupakan variabel pe-nelitian yang dipengaruhi langsung oleh jarak kelahiran dan jumlah anak lahir hidup. Tahap Melahirkan Anak yang ditempuh responden rata-rata mencapai 11,6 tahun. Lama¬nya Tahap Melahirkan Anak diikuti oleh besarnya jumlah anak lahir hidup. Usia kawin pertama mempunyai hubungan negatif dengan Tahap Melahirkan Anak melalui jumlah anak lahir hidup. Semakin tinggi usia kawin pertama, akan se¬makin rendah jumlah anak lahir hidup dan semakin pendek pula Tahap Melahirkan Anak. Jumlah Anak Lahir Hidup rata-rata mencapai 4,9 orang. Jumlah Anak Lahir Hidup ini meningkat sesuai dengan meningkatnya umur responden, hal ini disebabkan semakin tua umur responden, usia kawinnya semakin rendah sehingga kesempatan untuk memperoleh anak semakin besar. Tahap Meninggalkan Rumah hanya dialami oleh 16 responden (18%) dengan rata-rata selama 9,6 tahun. Sedangkan responden yang sudah mema-suki tahap ini namun belum sampai mengakhirinya mencapai 64 orang (75%). Sebanyak 42,2% responden memasuki tahap ini pada usia 40-44 tahun, dan responden yang memasuki tahap ini pada usia kurang dari 40 dan lebih dari 44 tahun masing¬masing 26,6% dan 31,2%. Terdapat kecenderungan bahwa semakin muda usia wanita, mereka akan mempunyai jarak kelahiran yang semakin pendek serta jumlah anak yang dilahirkan semakin sedikit, sehingga wanita akan semakin muda dalam meng¬akhiri masa melahirkan anak.

-

Kata Kunci : Siklus Hidup Keluarga,Mlati,Sleman,DIY

  1. S1-1996-2373-Slamet_Hariyanto_abstract.pdf  
  2. S1-1996-2373-Slamet_Hariyanto_bibliography.pdf  
  3. S1-1996-2373-Slamet_Hariyanto_tableofcontent.pdf  
  4. S1-1996-2373-Slamet_Hariyanto_title.pdf