Pengaruh Kebiasaan Mengisap Ibu Jari terhadap Bentuk Lengkung Rahang Anak Usia 6-8 Tahun (Kajian pada Siswa SD di Kecamatan Depok, Sleman, Yogyakarta)
SAFFITRI, Dr. drg. Indra Bramanti, MSc., Sp.KGA(K); drg. Ign. Sulistyo Jatmiko, M.Kes., Sp.KGA
2024 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGI
Kebiasaan mengisap ibu jari merupakan kebiasaan buruk yang dilakukan oleh anak-anak. Kebiasaan mengisap ibu jari yang dilakukan anak pada periode gigi bercampur (6-8 tahun) dapat mempengaruhi tumbuh kembang lengkung rahang, sehingga dapat mengubah bentuk lengkung rahang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh kebiasaan mengisap ibu jari terhadap bentuk lengkung rahang anak berusia 6-8 tahun di Kecamatan Depok, Sleman, Yogyakarta.
Jenis penelitian yang digunakan adalah epidemiologi observasional analitik
dengan rancangan studi potong lintang. Penelitian dilakukan di 8 SD wilayah
Kecamatan Depok, Sleman, Yogyakarta. Dari 542 responden yang berusia 6-8 tahun,
ditemukan 65 anak yang memiliki kebiasaan mengisap ibu jari. Potret bentuk lengkung
rahang diidentifikasi berdasarkan garis yang menghubungkan titik-titik
referensi. Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis menggunakan
analisis Chi-Square untuk melihat pengaruh kebiasaan mengisap ibu jari terhadap
bentuk lengkung rahang, dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 65 anak dengan kebiasaan mengisap ibu jari, 27 anak memiliki bentuk lengkung rahang berbentuk ovoid, 32 anak memiliki bentuk lengkung rahang V/tapering, dan 6 anak memiliki bentuk lengkung rahang square dan dari 65 anak yang tidak mengisap ibu jari ditemukan 39 anak memiliki bentuk lengkung rahang ovoid, 16 anak memiliki bentuk lengkung rahang V/tapering, dan 10 anak memiliki bentuk lengkung rahang square. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai X2 =8,515 dan nilai p=0,014 (p<0>tapering.
Thumb-sucking is one of the bad habits performed by children. Thumb-sucking habit during mixed dentition period (6-8 years old) can affect the growth and development of dental arch, thus altering the shape. This study aims to determine the relationship between the thumb-subking habit and the shape of the dental arch in children aged 6-8 years old in Depok, Sleman, Yogyakarta.
The research employed an
analytical observational epidemiology
with a cross-sectional study design. The study was conducted in elementary
schools on Depok, Sleman, Yogyakarta. Out of 542 respondents aged 6-8 years
old, 65 children were found to have a thumb-sucking habit. The shape of dental
arch is indentified based on the lines connecting reference. The data obtained
from the study were analyzed using the Chi-Square test to examine the effect
of thumb-sucking habits on the shape of the dental arch, with using a 95%
confidence level.
The results showed that out of 65
children with thumb-sucking habit, 27 children were found to have an ovoid
shape of the dental arch, 32 children has a tapering/V-shape of the dental
arch, and 6 children had a square shape of the dental arch. Among the 65
children who did not suck their thumbs, 39 children had an ovoid shape of the
dental arch, 16 children has a tapering/V-shape of the dental arch, and 10
children had a square shape of the dental arch. The chi-square test
results showed the value of X2 =8.515
and p-value=0.014 (p<0>
Kata Kunci : Thumb-sucking, dental arch shape, tapering/V-shape