Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi karet di Kabupaten Barito Selatan :: Studi kasus pada perkebunan plasma PIRSUS I Buntok di Desa Batuah Tahun 2004
LELONOTO, Drs. Ari Sudarman, M.Ec
2004 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanRumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh tenaga kerja, jumlah pupuk dan jumlah bibit terhadap produksi karet di Kabupaten Barito Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor produksi yang mempengaruhi tingkat produksi karet pada Pirsus I di desa Batuah Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Selatan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi penggunaan input terhadap produksi karet dan juga keuntungan bersih yang diperoleh para petani karet pada Pirsus I di desa Batuah Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Selatan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi dan analisis efisiensi penggunaan input. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan wawancara langsung dengan petani pada Perkebunan Plasma PIRSUS I Buntok di Desa Batuah. Data sekunder diperoleh dari beberapa instansi yang terkait dengan penelitian ini di antaranya adalah Dinas Perkebunan Kabupaten Barito Selatan, BPS Kabupaten Barito Selatan, Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Barito Selatan dan Barito Timur, Bappeda Kabupaten Barito Selatan dan Barito Timur, Pemerintah Kecamatan Dusun Tengah, Pengelola Pirsus I Buntok dan Badan PMD Kabupaten Barito Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi berupa jumlah tenaga kerja, pupuk dan jumlah pohon karet mempunyai pengaruh dengan arah positif dan signifikan baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama terhadap produksi karet di Perkebunan Plasma PIRSUS I Buntok di Desa Batuah. Berdasarkan pada analisis efisiensi ekonomis, faktor produksi tenaga kerja berada pada kategori tidak efisien, sehingga faktor produksi tenaga kerja perlu dikurangi. Faktor produksi jumlah pupuk dan jumlah pohon karet berada pada kategori kurang efisien, sehingga faktor produksi jumlah pupuk dan jumlah pohon perlu ditambah. Petani karet di Kabupaten Barito Selatan menunjukkan keuntungan dengan menanam atau memproduksi karet, artinya usaha tani karet menguntungkan.
The problem formulation of this research was what the effect of labor, amount of fertilizer and the number of tree to the rubber production in South Barito Regency. This research aimed to analyze the production factors influencing the rubber production level in Pirsus I in Batuah Village, Central Dusun Subregency, South Barito Regency. This research also aimed to analyze the input use efficiency to the rubber production and the net profit obtained by the rubber farmer in Pirsus I in Batuah Village, Central Dusun Subregency, South Barito Regency. The analysis method applied in this research were regression analysis and the input use efficiency analysis.The data used in the research were primary and secondary data. Primary data were obtained using questionnaire and direct interview with the farmer in Pirsus I in Batuah Village, Central Dusun Subregency, South Barito Regency. Secondary data were obtainde from governmental bureau related to this research, such as Agricultural Bureau of South Barito Regency, Statistical Center Bureau of South Barito Regency, Local Development Planning Bureau of South Barito Regency, Central Dusun Subregency government, the management of Pirsus I in Batuah Village, Central Dusun Subregency, South Barito Regency. The findings of this research indicated production factors such as number of labor, fertilizer and the number of rubber tree had positive and significant effect both individually and simultaneously to the rubber production in Pirsus I in Batuah Village, Central Dusun Subregency, South Barito Regency. Based on economic efficiency analysis, the number of labor was in inefficient category, so the production factor of labor needed to decrease. The number of fertilizer and the rubber tree was in less-efficient category, so the production factor of fertilizer and rubber tree needed to increase. The rubber farmers in South Barito Regency showed profit by planting or produce rubber. It meant that the rubber planting is profitable.
Kata Kunci : Perkebunan Plasma,Faktor Produksi Karet