Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi mebel di Kabupaten Klaten :: Studi kasus Industri Kecil Mebel di Desa Serenan Kecamatan Juwiring
CAHYANINGSIH, Sri Sayekti, Dr. Iswardono S.P., MA
2004 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPerumusan masalah dalam penelitian ini adalah faktor- faktor apakah yang mempengaruhi nilai produksi pada industri mebel di Kabupaten Klaten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi industri mebel di Kabupaten Klaten. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui elastisitas masing- masing faktor terhadap produksi industri mebel di Kabupaten Klaten. Adapun wilayah yang dijadikan obyek penelitian adalah Desa Serenan Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Sampel penelitian adalah sebanyak 40 responden pengusaha mebel. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Klaten, Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Klaten, Dinas PMD Kabupaten Klaten dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Klaten. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan uji asumsi klasik dan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel modal dan tenaga kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai produksi industri mebel di Kabupaten Klaten. Dengan peningkatan pada modal dan tenaga kerja, maka mendorong peningkatan dalam nilai produksi mebel. Sebaliknya penurunan pada modal dan tenaga kerja, maka mendorong penurunan dalam nilai produksi mebel. Semakin tinggi tingkat pendidikan seorang pengusaha mebel, dengan modal dan jumlah tenaga kerja yang sama, maka akan menghasilkan nilai produksi mebel yang lebih tinggi. Dengan demikian, untuk meningkatkan produksi mebel, maka perlu dilakukan peningkatan modal dan tenaga kerja. Pendidikan juga perlu ditingkatkan agar produksi meningkat. Tingkat elastisitas variabel modal dan tenaga kerja bersifat tidak elastis (inelastis) karena kurang dari 1. Peningkatan atau penurunan dalam nilai modal dan jumlah tenaga kerja pada suatu persentase tertentu akan direspon dengan peningkatan atau penurunan dalam nilai produksi mebel dengan persent ase yang lebih kecil. Dengan demikian, peningkatan modal dan tenaga kerja saja hanya akan meningkatkan sedikit saja dalam nilai produksi, sehingga peningkatan faktor- faktor lainnya harus dilakukan, misalnya dengan peningkatan pendidikan.
The problem formulation in this research was what factors were influencing the production of furniture industry in Klaten Regency. This research attempted to analyze the factors influencing the production of furniture industry in Klaten Regency. This research also attempted to analyze the elasticity of each factor to furniture industy production in Klaten Regency. The object of this research was Sernena Village, Juwiring Subregency, Klaten Regency. The data used in the research were primary and secondary data. Research sample was 40 respondents of furniture businessmen. Secondary data was obtained from the Statistic Center Bureau, Financial Section of Local Secretariat, PMD Bureau, and Industrial and Commerce Bureau of Klaten Regency. The analysis method applied in this research were multiple regression analysis with classical assumptions and statistical tests. The findings of this research showed that capital and labor variables had positive and significant effect to production of furniture industry in Klaten Regency. The increase in capital and labor would cause the increase in production value. The decrease in capital and labor would cause the decrease in production value. The higher the education level, using the same level of capital and labor, the higher furniture production would be produced. To increase the furniture production, it needed to increase the capital and labor. Education level also needed to increase in order to make the increase in production. The elasticity of capital and labor variables weren’t elastic (inelastic) because they were lower than 1. The increase and decrease in capital and labor number in a certain percentage would be responded by the increase or decrease in furniture production value in lower percentage. So, the increase of capital dan labor only slightly increase the production value. The increase of another factor was a must, such as the increase of education level.
Kata Kunci : Industri Kecil,Faktor Produksi Mebel