Survei tanah semi detil dengan pendekatan bentang lahan di kecamatan Bayat kabupaten Dati II Klaten Jawa Tengah
Setya Nugraha, Drs. Tukidal Yunianto, M.Sc.; Drs. Suratman, M.Sc
1993 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian ini mencakup seluruh Kecamatan Bayat Kabupaten Dati II Klaten dengan luas wilayah ± 3943 Ha, yang terdiri dari 9 satuan bentuklahan yaitu dataran aluvial datar (F1), dataran aluvial berombak (F2), kipas aluvial (F3), dataran banjir (F4), tanggul alam (F5), rawa (F6), perbukitan tertoreh sedang (D1), lerengkaki perbukitan tertoreh sedang (D2), dan bukit sisa tertoreh sedang (D3.). Hasil tumpang susun dari peta bentuklahan, peta geologi dan peta lereng daerah ini dapat dihasilkan 17 satuan lahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keadaan morfologi tanah, sifat tanah, famili atau rupa tanah, keterkaitan antara satuan tanah dan satuan lahan yang ada serta memetakan tanah pada tingkat semi detil (skala 1:25.000). Data primer dalam penelitian ini terdiri dari data sekitar profil tanah, penyidikan profil tanah dan hasil analisis laboratorium, yang meliputi sifat fisik dan kimia tanah. Data sekunder terdiri dari peta topografi, dan peta geologi, serta berupa data tempera¬tur, curah hujan, letak dan luas administrasi. Metode penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan bentanglahan dan sebagai satuan penilaian adalah satuan lahan. Penentuan lokasi titik contoh tanah dibuat secara " stratified purposive sampling " . Pada 17 satuan lahan yang ada selanjutnya diambil 27 titik contoh tanah untuk keperluan deskripsi dan analisis di laboratorium. Uji pengeboran dilakukan pada 44 titik yang datanya telah terwakili oleh profil tanah contoh tanah yang ada. Klasifikasi tanah yang digunakan dengan sistem USDA (1992) pada kategori famili (subgrup-tekstur-drainase) yang disetarakan dengan sistem PPT (1981) dalam tingkat rupa. Famili atau rupa tanah yang ada di daerah peneli¬tian adalah, Lithic Ustorthents (Litosol) tekstur agak kasar drainase cepat seluas 773,75 Ha (20,16%). Lithic Ustorthents (Litosol) tekstur sedang drainase cepat seluas 606,25 Ha (14,76%), Typie Ustorthents (Litosol) tekstur sedang drainase cepat seluas 25,00 Ha (0,01%), Typic Ustifluvents (Aluvial Eutrik) tekstur sedang drai¬nase sedang seluas 100.,00 Ha (2,54%), Aquic Ustifluvents (Aluvial Gleiik) tekstur sedang drainase terhambat seluas 243,75 Ha (6,18%), Typic Haplumbrepts (Kambisol Kromik) tekstur sedang drainase cepat seluas 620,50 Ha (15,74%), Typic Pellusterts (Grumusol Pelik) tekstur sedang drai¬nase terhambat seluas 425.00 Ha (10,78%), Typic Ustipsam-ments (Regosol Distrik) tekstur agak kasar drainase sedang seluas 12,50 Ha (0,01%). Asosiasi Vertic Ustro¬pepts (Kambisol Vertik) tekstur sedang drainase sedang dengan Typic Pellusterts (Grumusol Pelik) tekstur halus drainase terhambat seluas 967.50 Ha (25,54%).
-
Kata Kunci : Morfologi tanah,Survei tanah,Bentanglahan,Bayat,Klaten,Jawa Tengah