PENGARUH TINGKAT PEMUPUKAN NITROGEN TERHADAP PRODUKSI HIJAUAN DAN BIJI RUMPUT HERMADA (Sorghum bicolor ssp.)
A Hery Purwito, Dr. Ir. Bambang Suhartanto, DEA., IPU.,; Prof. drh. Soemitro Padmowijoto, M.Sc., Ph.D.
2000 | Skripsi | S1 PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksihijauan dan biji rumput Hermada (Sorghum bicolor ssp.)pada tingkat pemupukan nitrogen yang berbeda. Sembilanpetak lahan masing-masing seluas (2xl)m 2 dengan tanamanrumput Hermada digunakan dalam penelitian ini dansecara acak dibagi dalam tiga perlakuan denganrancangan percobaan acak lengkap pola searah. Tigamacam tingkat pemupukan N adalah 50, 75 dan 100 kg/hadengan tiga kali ulangan. Pemupukan dilakukan selamatiga kali pada hari ke-10, ke-20 dan ke-35 setelahpenanaman menggunakan pupuk Zwavelzure Amonia (ZA)dengan metode side band placement. Pemanenan dilakukanpada hari ke-75. Hasil penelitian menunjukkan bahwarerata produksi bahan kering dan bahan organik hijauanpada berbagai tingkat pemupukan N menunjukkan perbedaanyang tidak nyata (P>0,05). Produksi bahan kering padatingkat pemupukan 50, 75 dan 100 kg N/ha berturut-turutadalah 820,3 ; 1646,2 dan 1697,9 kg/ha, sedangkanproduksi bahan organiknya berturut-turut adalah 730,4 ;1467,7 dan 1513,7 kg/ha. Produksi biji dan berat 100biji juga menunjukkan perbedaan yang tidak nyata(P>0,05). Produksi biji padh tingkat pemupukan 50, 75dan 100 kg N/ha berturut-turut adalah 169,5 ; 381,0 dan530,9 kg/ha, sedangkan pada berat 100 biji berturutturut adalah 1439,6 ; 1455,0 dan 1777,0 mg. Dapatdisimpulkan bahwa kenaikan tingkat pemupukan hingga 100kg N/ha belum meningkatkan secara nyata (P>0,05)produksi hijauan dan biji rumput Hermada (Sorghumbicolor ssp.) .(Kata Kunci : Rumput Hermada, Tingkat nitrogen,Produksi hijauan, Produksi biji)
The experiment was conducted to determine forage and seed production of Herrnada grass at different nitrogen fertilization level. Nine plots of 2x1 m 2 /plot with Herrnada grass plant were used in this experiment and randomly divided into three treatments with one way classification of Completely Randomized Design (CRD). Three kinds of treatments were 50, 75 and 100 kg N/ha and performed by three replications. Fertilization was applied during three times at 10-d, 20-d and 35-d after planting by Zwavelzure Amonia (ZA) fertilizer with side-band placement method. Harvesting was done at 75-d after planting. The results indicated that dry matter (DM) and organic matter (OM) production of stover were not significantly different (P>0,05) between the treatments. Dry matter (DM) production on 50, 75 and 100 kg N/ha fertilization were 820,3 ; 1646,2 and 1697,9 kg/ha, respectively, which organic matter (OM) production were 730,4 ; 1467,7 and 1513,7 kg/ha. Seed production and 100-seed weight were not significantly different (P>0,05) between the treatments. Seed production on 50, 75 and 100 kg N/ha fertilization were 169,5 ; 381,0 and 530,9 kg/ha, respectively, which 100- seed weight were 1439,6 ; 1455,0 and 1777,0 mg. It was concluded that increasing fertilization level to 100 kg N/ha has no significantly effect (P>0,05) on forage and seed production of Herrnada grass (Sorghum bicolor ssp.). ( Key Words : Herrnada grass, N fertilization level, Forage production, Seed production )
Kata Kunci : Rumput Hermada, Tingkat nitrogen, Produksi hijauan, Produksi biji)