Laporkan Masalah

Dampak Perkembangan Wisata Terhadap Perubahan Kondisi Lingkungan Permukiman Masyarakat di Kawasan Pantai Klayar Pacitan

Ekky Elfira Kusumawardhani, Prof. Dr. Sri Rum Giyarsih, S.Si., M.Si.; Dr. Sudrajat, S.Si., M.P.

2024 | Tesis | S2 Geografi

Kawasan wisata Pantai Klayar merupakan objek wisata yang memiliki jumlah pengunjung paling tinggi dibandingkan objek wisata lain yang ada di Kabupaten Pacitan. Perkembangan wisata yang terjadi di kawasan ini mendorong perubahan pada segala aspek kehidupan masyarakat lokal yang tinggal di sekitar lokasi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi proses perkembangan wisata di Pantai Klayar, (2) menganalisis perubahan kondisi lingkungan permukiman masyarakat di sekitar lokasi wisata Pantai Klayar berdasarkan persepsi masyarakat lokal, (3) menganalisis persepsi masyarakat mengenai keterkaitan antara perkembangan wisata dengan perubahan kondisi lingkungan permukiman yang terjadi di sekitar lokasi wisata Pantai Klayar, dan (4) menyusun strategi pengembangan wisata yang dapat memberikan dampak positif lebih besar, khususnya bagi lingkungan permukiman masyarakat sekitar.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap tujuh orang informan yang telah ditentukan. Data hasil wawancara mendalam dilakukan uji validitas dan reliabilitas dengan teknik triangulasi sumber data. Pengolahan data dalam bentuk transkrip wawancara dilakukan dengan teknik reduksi untuk mendapatkan unit-unit informasi yang menjadi unit analisis. Hasil reduksi data disajikan dalam bentuk gambar, peta dan teks deskriptif serta dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan wisata Pantai Klayar mulai dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan pada tahun 2004 dan mengalami peningkatan pesat dari segi jumlah pengunjung, aksesibilitas dan fasilitas setelah kunjungan presiden keenam Indonesia pada tahun 2013. Perkembangan wisata yang pesat memberikan dampak positif bagi kondisi ekonomi masyarakat lokal yang tinggal di sekitar lokasi wisata. Masyarakat lokal memiliki persepsi bahwa perkembangan wisata memiliki kaitan erat dengan perubahan kondisi lingkungan permukiman. Oleh karena kondisi ekonomi yang meningkat, masyarakat secara tidak langsung merasakan bahwa kondisi tempat tinggalnya juga mengalami perubahan. Meskipun, saat ini kondisi lingkungan permukiman belum berada pada kondisi yang optimal.

The Klayar Beach tourist area is a tourist attraction that has the highest number of visitors compared to other tourist attractions in Pacitan Regency. Tourism developments that occur in this area encourage changes in all aspects of the lives of local communities living around tourist locations. This research aims to (1) identify the process of tourism development at Klayar Beach, (2) analyze changes in the environmental conditions of community settlements around the Klayar Beach tourist location based on local community perceptions, (3) analyze community perceptions regarding the relationship between tourism development and changes in environmental conditions settlements that occur around the Klayar Beach tourist location, and (4) develop a tourism development strategy
that can have a greater positive impact, especially for the residential environment of the surrounding community.
The research method used was descriptive qualitative with data collection techniques in the form of in-depth interviews with seven predetermined informants. Data from in-depth interviews were tested for validity and reliability using data source triangulation techniques. Data processing in the form of interview transcripts is carried out using reduction techniques to obtain units of information which become units of analysis. The results of data reduction are presented in the form of images, maps and descriptive text and analyzed descriptively qualitatively.
The results of the research show that the development of Klayar Beach tourism began to be managed by the Pacitan Regency Government in 2006 and experienced a rapid increase in terms of the number of visitors, accessibility and
facilities after the visit of Indonesia's sixth president in 2013. The rapid development of tourism has had a positive impact on the economic conditions of local communities who live around tourist locations. Local communities have the perception that tourism development is closely related to changes in residential environmental conditions. Due to improving economic conditions, people indirectly feel that the conditions in which they live are also changing. Although, currently the condition of the residential environment is not yet in optimal condition.

Kata Kunci : Perkembangan Wisata, Lingkungan Permukiman, Masyarakat Lokal, Klayar

  1. S2-2024-510270-abstract.pdf  
  2. S2-2024-510270-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-510270-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-510270-title.pdf