ANALISIS PENGARUH KUALITAS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP KEMISKINAN PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2012-2022
A. Ibnoe Ramadhani Ad. Ar, Poppy Ismalina, M.Ec.Dev., Ph.D.
2024 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan
Pengentasan kemiskinan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah pusat maupun daerah. Modal manusia memegang peranan penting untuk mengeluarkan masyarakat dari garis kemiskinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas pembangunan manusia dalam mengurangi kemiskinan di Provinsi Sulawesi Selatan. Data yang digunakan merupakan data panel 24 kabupaten/kota periode 2012-2022. Generalized Method of Moments (GMM) digunakan sebagai alat analisis karena keunggulannya dalam mengatasi masalah endogenitas.
Hasil analisis menunjukkan variabel umur harapan hidup sebagai proksi kualitas kesehatan tidak memiliki pengaruh dalam penurunan kemiskinan. Kualitas pendidikan yang diproksikan dengan variabel APM SD dan SMA menunjukkan pengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan. Pengaruh negatif signifikan juga ditunjukkan oleh belanja pendidikan dan kesehatan. Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka dan variabel biner Covid-19 memiliki pengaruh untuk menambah jumlah kemiskinan. Adapun variabel pengeluaran per kapita dan akses air bersih tidak berpengaruh terhadap kemiskinan.
The eradication of poverty is a critical priority for both central and local governments. Human development plays a vital role in lifting communities out of poverty. This study aims to examine the impact of human development quality on poverty alleviation in South Sulawesi Province. The analysis utilizes panel data from 24 districts/cities over the period 2012-2022, employing the Generalized Method of Moments (GMM) due to its superior ability to address endogeneity issues. The results indicate that life expectancy as a proxy for health quality, does not significantly influence poverty reduction. In contrast, the quality of education, represented by primary and secondary school enrolment rates, exhibits a significant negative effect on poverty. Similarly, expenditures on education and health demonstrate significant negative impacts on poverty levels. Conversely, the open unemployment rate and the Covid-19 dummy variable are associated with increased poverty levels. The variables of per capita expenditure and access to clean water do not show significant effects on poverty.
Kata Kunci : Pembangunan manusia, kemiskinan, kesehatan, pendidikan, GMM.