Laporkan Masalah

Prediktor Kesintasan di Dalam Rumah Sakit pada Ibu Hamil Dengan Penyakit Jantung Bawaan Pirau Sederhana yang Belum Dikoreksi

ATHANASIUS WRIN HUDOYO, dr. Real Kusumanjaya Marsam, M.Kes, SpJP(K).; dr. Dyah Wulan Anggrahini, PhD, SpJP(K)

2024 | Tesis-Spesialis | ILMU PENYAKIT JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH

Latar Belakang: Wanita dengan penyakit jantung bawaan (PJB) pirau sederhana antara lain defek septum atrium, defek septum ventrikel, dan duktus arteriosus paten, akan mengalami peningkatan risiko mortalitas dan morbiditas terutama pada saat kehamilan. Penapisan dini saat kehamilan penting dilakukan untuk meningkatkan angka kesintasan di dalam rumah sakit pada populasi tersebut. Tujuan Penelitian: Mencari prediktor kesintasan di dalam rumah sakit pada ibu hamil dengan PJB pirau sederhana yang belum dikoreksi

Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang. Penelitian ini dilakukan selama periode Januari 2015 – Juli 2024 pada pasien ibu hamil dengan PJB pirau sederhana yang belum dikoreksi dan melahirkan serta menjalani rawat inap di RS Sardjito Yogyakarta. Dua belas variabel yaitu TAPSE (Tricuspid Annular Plane Systolic Excursion), RVSP (Right Ventricle Systolic Pressure), RVPAC (Right Ventricle-Pulmonary Artery Coupling), kelas fungsional NYHA, NT-proBNP, HP (hipertensi pulmonal), terapi spesifik hipertensi pulmonal, sindrom Eisenmenger, saturasi oksigen,lesi PJB pirau sederhana, kadar hemoglobin, konsumsi oksigen ibu saat persalinan diajukan sebagai variabel kesintasan di dalam rumah sakit pada ibu hamil dengan PJB pirau sederhana yang belum dikoreksi.

Hasil: Terdapat 64 subjek yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Angka kesintasan di dalam rumah sakit adalah 54 pasien (84%). Sembilan parameter (kelas fungsional NYHA, saturasi oksigen, sindrom Eisenmenger, NT-proBNP, kadar hemoglobin, TAPSE, RVSP, RVPAC dan konsumsi terapi spesifik HP mempunyai hubungan dengan kesintasan di dalam rumah sakit pada uji bivariat. Namun, hasil analisis multivariat menunjukkan 2 parameter yaitu NT-proBNP <1100pg p-value=0.009>0.19mm/mmHg OR 8.562 IK95% 1.236-59.331, p-value=0.030 sebagai prediktor independen kesintasan di dalam rumah sakit pada ibu hamil dengan PJB pirau sederhana yang belum dikoreksi.

Kesimpulan: Prediktor kesintasan di dalam rumah sakit pada ibu hamil dengan PJB pirau sederhana yang belum dikoreksi adalah NT-pro BNP <1100pg>0.19mm/mmHg

Background: Women with simple shunt congenital heart disease (CHD) including atrial septal defect, ventricular septal defect, and patent ductus arteriosus, are at increased risk of mortality and morbidity especially during pregnancy. Early screening during pregnancy is important to improve in-hospital survival rates in this population.

Objective: To find predictors of in-hospital survival in pregnant women with uncorrected simple shunt CHD.

Methods: This study is an analytic observational study with a cross-sectional design. This study was conducted during the period of January 2015 - July 2024 in pregnant women with uncorrected simple shunt CHD who gave birth and underwent hospitalization at Sardjito Hospital Yogyakarta. Twelve variables including TAPSE (Tricuspid Annular Plane Systolic Excursion), RVSP (Right Ventricle Systolic Pressure), RVPAC (Right Ventricle-Pulmonary Artery Coupling), NYHA functional class, NT-proBNP, HP (pulmonary hypertension), PH specific therapy, Eisenmenger syndrome, oxygen saturation, lesion of simple shunt CHD, hemoglobin level, and maternal oxygen consumption during labor were proposed as variables of in-hospital survival in pregnant women with uncorrected simple shunted CHD.

Results: There were 64 subjects who met the inclusion and exclusion criteria. The in-hospital survival rate was 54 patients (84%). Nine parameters (NYHA functional class, oxygen saturation, Eisenmenger syndrome, NT-proBNP, hemoglobin level, TAPSE, RVSP, RVPAC and HP-specific therapy consumption) were associated with in-hospital survival in the bivariate test. However, multivariate analysis showed 2 parameters, NT-proBNP <1100pg p-value=0.009>0.19mm/mmHg OR 8.562 IK95% 1.236-59.331, p- value=0.030 as independent predictors of in-hospital survival in pregnant women with uncorrected simple shunt PJB.

Conclusion: Predictors of in-hospital survival in pregnant women with uncorrected simple shunted CHD were NT-pro BNP <1100pg>0.19mm/mmHg.

Kata Kunci : Penyakit Jantung Bawaan, Kesintasan, NT-proBNP, RVPAC

  1. SPESIALIS-2024-468478-abstract.pdf  
  2. SPESIALIS-2024-468478-bibliography.pdf  
  3. SPESIALIS-2024-468478-tableofcontent.pdf  
  4. SPESIALIS-2024-468478-title.pdf