Hambatan Kolaborasi dalam Strategic Environmental Assessment: Tinjauan Literatur Sistematis Tahun 2000 - 2023
Denni Novi Andari, Bevaola Kusumasari, S.IP., M.Si., Ph.D.
2024 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK
Penelitian ini membahas mengenai hambatan kolaborasi dalam pelaksanaan SEA. Belum banyak penelitian sebelumnya yang membahas mengenai kolaborasi dalam SEA. Penelitian ini mengulas kecenderungan penelitian kolaborasi tahun 2000 – 2024. Kecenderungan penelitian disajikan dalam data visual, dan menggunakan konsep kolaborasi bersama dengan model Strategic Thinking for Sustainability (ST4S), penelitian ini membahas hambatan yang terjadi di dalam pelaksanaan SEA.
Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis atau Systematic Literature Review (SLR). Tahapan dimulai dari pengumpulan artikel publikasi yang berasal dari berbagai database, artikel yang ditemukan kemudian melalui proses skrining sampai dengan ekstraksi data. Artikel dibaca secara utuh dan poin penting dalam artikel dicatat untuk menjawab pertanyaan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan penelitian kolaborasi dalam pelaksanaan SEA, masih merupakan topik yang tergolong baru, dan kolaborasi yang dimaksudkan di dalam penelitian – penelitian tersebut merupakan unsur – unsur kolaborasi, seperti partisipasi, komunikasi, keterlibatan dan lain sebagainya. Hambatan – hambatan dalam pelaksanaan SEA yang ditemukan, sesuai dengan model ST4S, yaitu: hambatan komunikasi dan keterlibatan berupa partisipasi dan komunikasi; hambatan kelembagaan berupa kapasitas kelembagaan (sumber daya), konflik antar lembaga, peraturan, tata kelola, isu trust, motivasi; hambatan proses berupa proses dialog, kepemimpinan; hambatan teknis berupa pengetahuan, data dan informasi serta teknologi.
This study examines the barriers to collaboration in the implementation of Strategic Environmental Assessment (SEA). Previous research on collaboration within SEA remains limited. The study reviews trends in collaboration research from 2000 to 2024. These trends are presented visually, and by applying the concept of collaboration along with the Strategic Thinking for Sustainability (ST4S) model, the study explores the challenges encountered in SEA implementation.
The method used is a Systematic Literature Review (SLR). The process begins with collecting published articles from various databases, followed by screening and data extraction. The articles are thoroughly read, and key points are noted to answer the research questions.
The results indicate that research trends on collaboration in SEA implementation are still relatively new. The type of collaboration studied in these works includes elements such as participation, communication, involvement, and others. The barriers to SEA implementation identified, based on the ST4S model, include: communication and engagement barriers: related to participation and communication; institutional barriers: including institutional capacity (resources), inter-agency conflict, regulations, governance, trust issues, and motivation; process barriers: involving dialogue processes and leadership; technical barriers: such as knowledge, data and information, and technology.
Kata Kunci : Strategic Environmental Assessment, kolaborasi, hambatan, tinjauan literatur sistematis, Strategic Environmental Assessment, collaboration, barrier, systematic literature review