Laporkan Masalah

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi semangka di Desa Karangpelem dan Celep Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen

SUKIMIN, Dra. Ch. Suparmi, SU

2004 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktorfaktor produksi terhadap tingkat produksi semangka. Tingkat efisiensi penggunaan input dan pendapatan bersih yang diperoleh petani dalam usaha tani buah semangka di Desa Karangpelem dan Celep Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode survey lapangan. Data diambil dengan kuesioner secara proporsional stratifikasi random sampling, yaitu pengambilan sampel berdasarkan stratifikasi luas lahan petani semangka di Desa Karangpelem dan Celep Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen sebanyak 60 sampel dari 129 populasi. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan model fungsi produksi Cobb-Douglas dengan variabel dependen yaitu produksi semangka (Y), sedangkan variabel independen yaitu bibit (X1), pupuk anorganik (X2), pupuk kandang (X3), obat-obatan (X4) dan curahan tenaga kerja (X5). Selanjutnya akan dilakukan analisis efisiensi penggunaan input dengan rumus efisiensi ekonomi dan dilanjutkan analisis pendapatan bersih yang diperoleh petani semangka. Data yang diperoleh akan diolah dengan menggunakan metode Ordinary Least Squars (OLS). Dari hasil analisis regresi akan diperoleh koefisien regresi dari masing-masing faktor yang berpengaruh dan sejauh mana hubungan dari faktor- faktor tersebut secara bersama-sama mempengaruhi produksi semangka di Desa Karangpelem dan Celep Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. Dari hasil analisis regresi dengan a = 0,10 diperoleh R2 = 0,444, Fhitung = 8,640, ttabel = 1,671, Ftabel = 1,87 dan Adj. R2 = 0,393. Penggunaan faktor produksi bibit, pupuk anorganik, pupuk kandang, obat-obatan dan tenaga kerja secara serempak mempengaruhi produksi semangka. Faktor produksi bibit, pupuk kandang dan obat-obatan secara parsial berpengaruh nyata dan signifikan, sedangkan pupuk anorganik, tenaga kerja tidak berpengaruh nyata dan signifikan. Usaha tani semangka di daerah penelitian ternyata tidak dan atau belum efisien. Dengan keuntungan sebesar Rp19.636.198,00.- usaha tani semangka di daerah penelitian layak dan menguntungkan.

The research that conducted aim to know the influence about using of factors of production. Level, efficiency level usage of input, and net earning which is obtained by farmers in watermelon farming in Karangpelem and Celep villages of Kedawung sub-district, Sragen regency. In this research, we used field survey method. Which gather data using questionnaire that through proportionate stratified random sampling namely take sample based on stratification of Kedawung sub-district, Sragen rege ncy for amount 60 samples of 129 populations. Analyzing tool which is used is double linear regression using Production Function of Cobb-Douglas model with dependent variable that is production level of watermelon (Y), while the independent variables is seeds amount (X1), fertilizers (X2), pesticides (X3), potions (X4) and labors (X5). Furthermore, analysis of input usage efficiency is conducted with economy efficiency formulas and continued by analysis of net income level which is obtained by watermelon farmers. The received data will be processed by using Ordinary Least Squares (OLS) method, so that from analysis of linear regression will generate regression coefficients from each elements that affected, and how far the relationship of that elements influence the watermelon production in Karangpelem and Celep villages of Kedawung sub-district, Sragen regency simultaneously. From the result of regression analysis with á = 0,10, obtained R2 = 0.444, Fhitung = 8.640, ttabel = 1.671, Ftabel = 1.87 dan Adj. R2 = 0.393. Production factors usage such as seeds amount, non-organic fertilizer, manure, potions, and labors simultaneously influence the watermelon production. Production factors that is seeds, manure, and potions give some obvious and significant effect partially, rather than non-organic fertilizer and labors. Watermelon farming in research area apparently not and or not yet efficient. With profit approximately Rp19,636,198,00, watermelon farming in research area is reasonable and profitable.

Kata Kunci : Usahatani Semangka,Produksi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.