Manajemen Informasi Bencana di Platform Digital (Analisis Isi Kuantitatif Penyajian dan Karakteristik Informasi Bencana di Platform "Pamor" Yogyakarta Periode 2020-204)
Farina Islami, Dr. Rahayu, S.I.P., M.Si., M.A.
2024 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi
Risiko bencana alam yang tinggi di Yogyakarta menghadirkan platform Pamor yang berfungsi sebagai media penyedia informasi bencana untuk untuk mengurangi dampak risiko bagi masyarakat, namun kerugian akibat bencana masih tinggi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis penyajian dan karakteristik informasi bencana pada Pamor berdasarkan konsep manajemen informasi bencana Shaw dan Gupta (2009), dan karakteristik informasi bencana Paho (2009). Metode yang digunakan adalah analisis isi kuantitatif di website Pamor dari April 2020 hingga Juli 2024. Temuan menunjukkan bahwa Pamor telah berhasil menyajikan semua aspek tahapan manajemen informasi bencana, keberhasilan ini terlihat dari informasi yang tersedia secara lengkap pada setiap tahapan bencana, mulai dari tahapan tidak terjadi bencana, sebelum bencana, saat bencana hingga setelah bencana. Pamor juga telah berhasil menyajikan karakteristik aksesibilitas, verifiabilitas, relevansi, humanitas, ketepatan waktu, dan keberlanjutan. Sementera, karakteristik inklusivitas terpantau belum tersaji. Gaya bahasa yang disajikan Pamor memiliki keunikan dengan penggunaan elemen bahas lokal, seperti bahasa Jawa.
The high risk of natural disasters in Yogyakarta has led to the creation of the Pamor platform, designed to provide disaster information and mitigate risks for the community. However, disaster-related losses remain significant. This study aims to analyze the presentation and characteristics of disaster information on Pamor using the disaster information management concept by Shaw and Gupta (2009) and the disaster information characteristics outlined by Paho (2009). The research employs a quantitative content analysis method on the Pamor website from April 2020 to July 2024. Findings reveal that Pamor has successfully addressed all stages of disaster information management, as evidenced by comprehensive information available across all phases: non-disaster, pre disaster, during disaster, and post-disaster. Pamor has also effectively presented characteristics such as accessibility, verifiability, relevance, humanity, timeliness, and sustainability. However, the inclusivity characteristic was found to be absent. Notably, Pamor's language style is unique, incorporating local linguistic elements such as Javanese
Kata Kunci : Penyajian Informasi, Karakteristik Informasi, Bencana, Pamor, Yogyakarta.