Laporkan Masalah

Evaluasi kemampuan saluran pengatus air untuk membuang air hujan di kotamadya Palembang Sumatra Selatan

Siti Latifah, Dr. Sugeng Martopo

1987 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Kotamadya Palembang merupakan daerah datar¬an rendah. Daerah ini pada musim penghujan selalu mengalami penggenangan terutama pada pusat kota yang merupakan daerah padat penduduk dan terletak di pinggir Sungai Musi. Hal ini disebabkan makin menyempitnya saluran dan padatnya bangunan.Selain itu juga karena tidak teraturnya pola permukiman di beberapa daerah. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya peng-genangan. Analisis yang dipakai pada penelitian ini adalah analisis frekuensi curah hujan Distri¬busi Ekstrim Gumbel Tipe I, cara kuadrat terkecil untuk mencari rumus intensitas curah hujan, cara rasional untuk menghitung limpasan, metode ke¬miringan-luas (Slope Area Methode) untuk kecepat¬an aliran, debit atau kapasitas saluran, dan analisis perbandingan antara kapasitas saluran dengan limpasan yang terjadi untuk memperkirakan volume genangan dan lama penggenangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peng-genangan yang terjadi di kotamadya Palembang ini disebabkan oleh topografi yang datar, menyempit¬nya saluran tidak teraturnya pola permukiman pada daerah padat bangunan. Berdasarkan perhitungan umumnya saluran yang ada di daerah penelitian ini mampu mengalirkan debit limpasan periode ulang dua tahun, sedang untuk limpasan dengan periode ulang yang lebih besar sudah tidak mampu mengalir¬kan lagi. Penggenangan terbesar terjadi di daerah pengaliran Sungai Sekanak inlet seksi SR XVII dengan volume genangan 133.920 m3 dengan waktu penggenangan 122 menit untuk periode ulang dua tahun. Saluran pada sub daerah pengaliran ini hanya mampu mengalirkan debit limpasan rencana periode ulang satu tahun. Berdasarkan pengamatan di lapangan, pada sub daerah pengaliran sungai Bendung inlet seksi XR XIIB selalu terjadi genang¬an bila hujan tiba, dengan ketebalan 20 cm hingga 40 cm ( +- 1 km hingga 1,40 km dari Sungai Musi). Penggenangan di daerah ini dimulai pada saat hujan turun dan berakhir sekitarsatu jam setelah hujan reda.

-

Kata Kunci : Saluran air pengatus air,air hujan,Palembang,Sumatera Selatan

  1. S1-1987-2315-Siti_Latifah_abstract.pdf  
  2. S1-1987-2315-Siti_Latifah_bibliography.pdf  
  3. S1-1987-2315-Siti_Latifah_tableofcontent.pdf  
  4. S1-1987-2315-Siti_Latifah_title.pdf