LAW ENFORCEMENT AGAINST CHILDREN INVOLVED IN THE ILLEGAL FISHING AND CIRCULATION OF LOBSTER SEEDS IN CIANJUR REGENCY
Mochamad Rizal, Dr. Dra. Dani Krisnawati, S.H., M.Hum
2024 | Tesis | S2 Ilmu Hukum
Penelitian ini dilakukan dengan 3 (tiga) tujuan yaitu untuk mengetahui dan mengkaji : Pertama, faktor penyebab anak terlibat dalam penangkapan dan peredaran benih lobster secara ilegal di Kabupaten Cianjur. Kedua, upaya penegakan hukum Penyidik Dit Polairud terhadap anak yang terlibat dalam penangkapan dan peredaran benih lobster secara ilegal di Kabupaten Cianjur. Ketiga, pola penegakan hukum yang seharusnya dalam kasus illegal fishing terhadap benih lobster pada masa mendatang.
Jenis penelitian yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah
gabungan antara penelitian hukum normatif dan penelitian hukum empiris.
Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Cianjur dengan subjek penelitiannya adalah
Anak di Kabupaten Cianjur, LSM HNSI Kabupaten Cianjur, Akademisi Hukum
Pidana dan Penyidik Dit Polairud POLDA Jawa Barat.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : Pertama, ini faktor penyebab anak
bekerja dan melakukan aktivitas illegal fishing benih lobster berdasarkan pada
faktor : a. ekonomi, b. keluarga, c. lingkungan, dan d. pendidikan. Kedua, Upaya
yang dilakukan oleh penyidik Dit Polairud dalam melakukan penegakan hukum
dengan cara preventif dan represif. Upaya preventif dilakukan dengan
memberikan sosialisasi terhadap dampak lllegal fishing benih lobster, sosialisasi
peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 17 Tahun 2021 dan upaya represif
dilakukan dengan pidana terhadap masyarakat yang melakukan lllegal fishing
terhadap benih lobster. Ketiga, konsep penegakan hukum yang seharusnya
dilakukan dalam praktik illegal fishing yaitu : a. adanya regulasi yang terinci dan
jelas, b. pengawasan dan monitoring yang efektif, c. penegakan hukum dan
sanksi, d. kordinasi antar lembaga dan kerjasama internasional, e. pendidikan dan
kesadaran publik, f. partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan, g.
penelitian dan evaluasi, h. penguatan kapasitas dan sumber daya.
This research was conducted with 3 (three) objectives, namely to find out and examine: First, the factors that cause children to be involved in the illegal capture and distribution of lobster seeds in Cianjur Regency. Second, the law enforcement efforts of Polairud against children involved in the illegal capture and distribution of lobster seeds in Cianjur Regency. Third, the pattern of law enforcement that should be in the case of illegal fishing of lobster seeds in the future.
The type of research used to achieve this goal is a combination of normative legal research and empirical legal research. This research was conducted in Cianjur Regency with the research subjects being Children in Cianjur Regency, NGO HNSI Cianjur Regency, Criminal Law Academics and Investigator Dit Polairud West Java POLDA.
Research results: First, the factors that cause children to work and carry out illegal fishing activities for lobster seeds are based on factors: a. economy, b. family, c. environment, and d. education. Second, efforts made by Dit Polairud investigators in conducting law enforcement in a preventive and repressive manner. Preventive efforts are carried out by providing socialization on the impact of lllegal fishing of lobster seeds, socialization of the Minister of Maritime Affairs and Fisheries regulation No. 17 of 2021 and repressive efforts are carried out by criminalizing people who do lllegal fishing of lobster seeds. Third, the concept of law enforcement that should be carried out in the practice of illegal fishing is: a. the existence of detailed and clear regulations, b. effective supervision and monitoring, c. law enforcement and sanctions, d. inter-agency coordination and international cooperation, e. public education and awareness, f. community and stakeholder participation, g. research and evaluation, h. strengthening capacity and resources.
Kata Kunci : Penegakan Hukum, Anak, Illegal Fishing/Law Enforcement, Children, Illegal Fishing