Analisis kinerja dan penetapan tarif :: Studi kasus pada PDAM Kabupaten Ogan Komering Ulu
ANDRIANI, Ida, Dr. Samsubar Saleh. M.Soc.Sc
2004 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Ogan Komering Ulu tahun 2001 dan 2002 dan mengevaluasi tarif (harga jual) air di PDAM Kabupaten Ogan Komering Ulu. Penilaian terhadap tingkat kinerja tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 1999 tanggal 31 Mei 1999 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum. Perhitungan untuk menganalisis tarif dasar air dilakukan dengan menggunakan metode Full Cost Recovery. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data sekunder digunakan selain untuk menganalisis kinerja dari aspek keuangan juga digunakan untuk mengevaluasi penetapan tarif air di PDAM. Data sekunder yang digunakan adalah laporan keuangan yaitu neraca, laporan laba rugi, data jumlah pelanggan, cakupan pelayanan, jumlah pemakaian air, produksi, distribusi dan kebocoran air. Data primer diperoleh dengan cara studi lapangan, yaitu melakukan wawancara dan diskusi dengan pihak manajemen perusahaan dan pihak-pihak lain yang terkait. Data ini diperlukan untuk menganalisis kinerja dari aspek operasional dan administrasi. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa kinerja PDAM Kabupaten Ogan Komering Ulu selama periode pengamatan mengalami peningkatan. Tahun 2001 diperoleh nilai kinerja 54,20 dengan kategori cukup, sedangkan tahun 2002 nilai kinerja meningkat menjadi 64,56 dengan kategori baik. Hasil analisis terhadap tarif (harga jual) air menunjukkan bahwa tarif dasar yang saat ini berlaku sebesar Rp525 sudah tidak relevan lagi. Perhitungan dengan metode Full Cost Recovery berdasarkan biaya akunting dan biaya finansial menunjukkan tarif dasar yang sesuai, masing-masing adalah sebesar Rp625 dan Rp700, sehingga diperlukan peninjauan ulang terhadap pemberlakuan tarif.
This research attempt to analyse performance of Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Ogan Komering Ulu during 2001 to 2002 and also to evaluate its water tariff. Assessments to level of the performance based on Minister for Internal Affairs’ decree Number 47/1999 dated May 31, 1999 about Guidance of Performance Assessment of Company of Drinking Water Area. Calculation for water tariff analyse used Full Cost Recovery Method. Data used in this research are primary and secondary data. Secondary data used besides to analyse performance of financial aspect, it is also used to evaluate water tariff in PDAM. Data used among other things were financial statement, number of water production, distribution and loss, number of customer and service coverage of the company. Primary data obtained by field study, interview and discussion with company management. These data are used to analyse performance of operational aspect and administration. The Result show that performance of PDAM Ogan Komering Ulu has increase from 54,20 (category is enough) in 2001 to 64,56 (category is good) in 2002. Water tariff evaluating shows that current water tariff is still underpriced. The conclusion is basic water tariff which has been established Rp525 is not relevant anymore. Calculation with Full Cost Recovery Method based on accounting cost and financial cost show that basic water tariff, each of them is Rp625 and Rp700, so that, it needs annually review.
Kata Kunci : Kinerja PDAM,Tarif, water company performance, water tariff, Full Cost Recovery, price discrimination,elasticity