ALTERNATIF MENUJU RISK ADJUSTMENT YANG AKURAT: PENERAPAN CREDIBLE VALUE-AT-RISK (CREVAR) DEMI PENINGKATAN PELAPORAN KEUANGAN IFRS17
Cherlyn, Dr. Nanang Susyanto, S.Si., M.Sc., M.Act.Sc.
2024 | Skripsi | S1 ILMU AKTUARIA
IFRS 17 merupakan standar pelaporan keuangan internasional yang menjunjung tinggi prinsip konsistensi, transparansi, dan komparabilitas. IFRS 17 membagi pencatatan menjadi PVFCF, RA, dan CSM. Metode perhitungan IFRS 17 tidak ditetapkan secara pasti oleh asosiasi IFRS agar tiap perusahaan dapat mendefinisikan risiko perusahaan masing-masing. Namun, pada kenyataannya, perusahaan akan memilih metode yang dirasa paling mudah untuk diaplikasikan. Value-at-Risk (VaR) menjadi metode yang paling banyak digunakan karena kemudahannya untuk diaplikasikan. Namun, perusahaan tidak sadar akan kekurangan VaR dalam mengolah data berukuran besar sehingga akurasinya akan berkurang. Selain itu, perbedaan metode antarperusahaan juga akan mengurangi komparabilitas standar keuangan antarperusahaan. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan perhitungan VaR berbasis teori kredibilitas untuk meningkatkan akurasi perhitungan yang dapat digunakan oleh banyak entitas perusahaan sehingga mampu meningkatkan komparabilitas dalam industri asuransi. Melalui Diebold-Mariano (DM) test, dibuktikan bahwa metode CreVaR lebih akurat dalam mengestimasi Risk Adjustment sehingga tidak menimbulkan overestimate dalam perhitungan.
IFRS 17 is an international financial reporting standard that upholds the principles of consistency, transparency, and comparability. IFRS 17 divides reserve recording into PVFCF, RA, and CSM. The IFRS 17 calculation method is not set in stone by the IFRS association so that each company can define its own risk. But, in reality, companies will choose the easiest method to applied. Value-at-Risk (VaR) is the most widely used method because of its ease of application. However, companies are not aware of the shortcomings of VaR in processing large data so that the accuracy will be reduced. In addition, differences in methods between companies will also reduce the comparability of financial standards between companies. Therefore, this study proposes a credibility theory-based VaR calculation to improve the accuracy of calculation that can be used by many corporate entities to increase comparability in the insurance industry. Through Diebold-Mariano (DM) test, it is proven that CreVaR is more accurate in estimating Risk Adjustment and does not cause overestimate in calculation.
Kata Kunci : IFRS 17, Risk Adjustment, Komparabilitas, CreVaR