Laporkan Masalah

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Kepemimpinan Diri (Self Leadership) Prajurit Papua (Khusus) Dalam menjalankan Tugas Pokok: Kasus Batalyon Infanteri 761/KA

Deddy Setya Wijaya, Dr. Umi Listyaningsih, M.Si.;Dr. Hakimul Ikhwan, M.A.

2024 | Tesis | S2 Mag.Studi Kebijakan

Kualitas kepemimpinan diri (Self Leadership) merupakan salah satu keterampilan yang paling penting terhadap diri Prajurit agar dapat memimpin dan mengarahkan diri Prajurit itu sendiri ke arah yang lebih baik. Kualitas kepemimpinan diri juga tentang memahami diri kita sendiri dengan baik, termasuk kekuatan, kelemahan, nilai-nilai, dan tujuan kita. Harapan dengan mengetahui kepemimpinan diri Prajurit dengan kesadarannya tidak melakukan pelanggaran dan melaksanakan tugas-tugas yang diberikan terlebih untuk menjadi seorang prajurit yang profesional, dicintai rakyat dan bisa menjaga keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat.

Penelitian ini dilakukan untuk melihat kualitas kepemimpinan diri (Self Leadership) Prajurit Papua Khusus (PPK) dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan diri  yang diukur melalui urgency, employee commitment, creativity, Interdependence dan complexity. Penelitian dilakukan pada seluruh PPK Batalyon Infanteri 761/KA yang berjumlah 95 orang. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan wawancara terstruktur.

Hasil analisis menunjukan bahwa Prajurit Papua (khusus) dalam Kualitas kepemimpinan diri (Self Leadership) yang terdiri dari Self Awarness, Self Managing, Self Directing dan Self Accomplishment rata-rata sudah mencapai 70 % memilikinya sehingga dapat dikatakan bisa melaksanakan kedinasan maupun tugas-tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada Prajurit tersebut dengan baik. Namun, masih ada yan belum memilikinya dengan prosentase Self Awarness 26,31 %, Self Managing 20 %,  Directing 23,15 ?n Self Accomplishment 26,31 %. Hal tersebut dikarenakan masih adanya beberapa kendala dan hambatan dalam pelaksanaannya.

Pada faktor-faktor yang mempengaruhi Kualitas kepemimpinan diri (Self Leadership) Prajurit Papua (khusus) melalui Urgency, Employee Commitment, Creativity, Interdependence dan Complexity, hasil analisis koefisien korelasi menunjukkan bahwa seluruh variabel mempunyai nilai yang tinggi sehingga menunjukkan adanya hubungan yang erat terhadap kualitas kepemimpinan diri. Hasil analisis R square (koefisien determinasi) menunjukan 67,8 % mempengaruhi terhadap kualitas kepemimpinan diri sementra 32,2 % diakibatkan oleh variabel lain. Sehingga dampak yang ditimbulkan termasuk besar. Hasil analisis Uji F (regresi secara bersama) menunjukkan bahwa variabel faktor – faktor yang mempengaruhi mempunyai nilai F 37,536 > nilai F tabel 3,385 sera nilai signifikansi 0,001 < 0>

Terakhir pada hasil analisis linear berganda menunjukkan bahwa seluruh variabel faktor -faktor yang mempengaruhi bernilai positif dan cukup kuat terhadap kualitas kepemimpinan diri artinya sangat berpengaruh kecuali Interdependence bernilai negatif dan cukup lemah sehingga kurang berpengaruh terhadap kualitas kepemimpinan diri.

Self leadership is one of the most important skills for a soldier to be able to lead and direct himself in a better direction, self leadership also involves understanding ourselves well, including our strengths, weaknesses, values, and goals. So that the soldier can consciously not commit violations and can carry out the tasks assigned too to be a professional soldier, loved by the people and able to maintain security and order in the midst of the community.

This research aims to find out how Self Leadership exists in Papua Soldiers (Special) and the factors that influence Self leadership through Urgency, Employee Commitment, Creativity, Interdependence and Complexity. The subjekts in this study are all the Papua Soldiers (Special) who are in the Infantry Battalion 761/KA of 95 men. This type of research is quantitative.

The results of the analysis show that Papuan Soldiers (specially) have an average of 70% of the qualities of self-leadership consisting of Self-Awareness, Self-Managing, Self-Directing and Self-Accomplishment, so it can be said that they can carry out their official duties and tasks. responsibilities given to the Soldier well. However, there are still those who don't have it with a percentage of Self Awareness of 26.31%, Self Managing of 20%, Directing 23.15% and Self Accomplishment 26.31%. This is because there are still several obstacles and obstacles in its implementation.

On the factors that influence the quality of self leadership Papuan Soldiers (special) through Urgency, Employee Commitment, Creativity, Interdependence and Complexity, the results of the correlation coefficient analysis show that all variables have high values, thus indicating a close relationship with the quality of self-leadership. The results of the R square analysis (coefficient of determination) show that 67.8% influences the quality of self leadership while 32.2% is caused by other variables. So the impact is quite large. The results of the F Test analysis (joint regression) show that the influencing factors have an F value of 37.536 > F table value of 3.385 and a significance value of 0.001 < 0>

Kata Kunci : Kualitas kepemimpinan diri (Self Leadership), Urgency, Employee Commitment, Creativity, Interdependence dan Complexity.

  1. S2-2024-502449-abstract.pdf  
  2. S2-2024-502449-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-502449-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-502449-title.pdf