EVIDENCE AND RECOMMENDATION OF FOREIGN DIRECT INVESTMENT IMPACT ON STOCK MARKET DEVELOPMENT IN INDONESIA
Hilma Rosyida, Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, M.B.A.
2024 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Penanaman Modal Asing (PMA) penting bagi pembangunan ekonomi negara tuan rumah karena membawa modal, teknologi, dan keahlian manajemen, yang berkontribusi pada produktivitas dan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Arus masuk PMA dapat menyebabkan kapitalisasi pasar yang lebih tinggi karena investor asing memperoleh saham di perusahaan domestik, membawa masuk modal, keahlian, teknologi, dan akses pasar yang dapat meningkatkan valuasi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak PMA terhadap perkembangan pasar saham di Indonesia selama periode 2002 hingga 2022, dengan menganalisis hubungan antara arus masuk PMA sebagai indikator PMA, dan kapitalisasi pasar sebagai indikator kinerja pasar saham. Selain menggunakan perkembangan pasar saham sebagai variabel dependen dan PMA sebagai variabel independen, penelitian ini juga menggunakan tabungan domestik bruto dan tingkat inflasi sebagai variabel kontrol. Penulis menjalankan regresi berganda menggunakan metode Ordinary Least Square pada perangkat lunak Stata. Hasil regresi menunjukkan bahwa PMA tidak berdampak pada perkembangan pasar saham. Sementara itu, tabungan domestik bruto dan tingkat inflasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan pasar saham, yang masing-masing mempunyai hubungan positif dan negatif. Dengan hasil ini, penulis menyarankan agar pemerintah Indonesia mengidentifikasi dan mengembangkan sektor-sektor dalam PMA yang paling mendorong perkembangan pasar saham, karena tidak semua sektor PMA dapat dirancang sebagai katalis langsung bagi perkembangan pasar saham di Indonesia. Selain itu, pemerintah juga harus menyiapkan kapasitas penyerapan yang memadai dengan meningkatkan standar ketenagakerjaan bagi bisnis domestik untuk menarik lebih banyak arus masuk PMA ke Indonesia.
Foreign Direct Investment (FDI) is important for the economic development of the host country as it brings capital, technology, and management expertise, contributing to higher productivity and economic growth. FDI inflows may lead to higher market capitalization as foreign investors acquire stakes in domestic companies, bringing in capital, expertise, technology, and market access that can enhance company valuations. This research aims to investigate the impact of FDI on the development of the stock market in Indonesia through the period ranging from 2002 to 2022, by analyzing the relationship between FDI inflows as an indicator of FDI, and market capitalization as an indicator of stock market performance. In addition to using stock market development as a dependent variable and FDI as an independent variable, this study also uses gross domestic savings and inflation rate as control variables. The author ran multiple regression using the Ordinary Least Square method on Stata software. The regression results showed that FDI has no impact on stock market development. Meanwhile, both gross domestic savings and inflation rate have significant effects on stock market development, with positive and negative relations, respectively. With this result, the author suggests the Indonesian government identify and develop the sectors within FDI that best encourage stock market development, because not all FDI sectors can be designed as direct catalysts for the development of the stock market in Indonesia. Moreover, the government should also set up an adequate absorption capacity by raising labor standards for domestic businesses to attract more FDI inflows to Indonesia.
Kata Kunci : Foreign direct investment, stock market development, Penanaman modal asing, perkembangan pasar saham