Evaluasi kinerja dan strategi pengembangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bangli Provinsi Bali
SWARDHANA, I Made Aji, Dr. M. Masykur Wiratmo, MSc
2004 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja selama kurun waktu tahun 1998 sampai dengan 2002 dan menentukan strategi pengembangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bangli. Penilaian terhadap tingkat kinerja tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 1999 tanggal 31 Mei 1999 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum. Untuk menentukan strategi pengembangan digunakan alat analisis SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman) Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara studi lapangan, yaitu dengan cara melakukan pengamatan pada obyek penelitian, wawancara dan diskusi dengan pihak manajemen perusahaan dan pihak-pihak lain yang terkait. Studi lapangan ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor strategis internal dan eksternal yang dimiliki perusahaan dan penentuan bobot dan rating masing-masing faktor tersebut, sedangkan data sekunder yang digunakan adalah data keuangan, yaitu neraca, laporan laba rugi dan data nonkeuangan yang mencakup aspek operasional dan administrasi. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa kinerja PDAM Kabupaten Bangli selama periode pengamatan diperoleh nilai kinerja berkisar antara 39,50 sampai dengan 46,36. Nilai kinerja terendah 39,50 dengan katagori kurang terjadi pada tahun 1998 dan tertinggi dengan katagori cukup terjadi pada tahun 1999. Hasil perhitungan pembobotan analisis SWOT menunjukkan total skor faktor strategis internal adalah sebesar 2,51 dan total skor faktor strategis eksternal adalah sebesar 2,36. Angka-angka ini menunjukkan posisi PDAM Kabupaten Bangli pada Matrik Internal-Eksternal berada pada Sel 5 yaitu strategi pertumbuhan dan stabilitas. Kondisi dan posisi perusahaan tersebut di atas, maka strategi pertumbuhan yang dapat dilakukan adalah konsentrasi melalui integrasi horisontal, dengan lebih memfokuskan pada pengembangan organisasi secara internal melalui pembenahan sistem organisasi agar lebih efektif yaitu dengan menata dan memperbaiki berbagai peraturan yang terkait dengan perusahaan agar kultur perusahaan secara bertahap dapat berkembang menjadi organisasi usaha yang mandiri, mengoptimalkan sarana dan prasarana yang sudah ada, pengendalian atas kenaikan biaya umum dan administrasi serta melakukan investasi untuk dapat melayani masyarakat pelanggan khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Bangli.
This research aims at measuring and evaluating performance of Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) during the period of 1998 to 2002 and also determining the strategy of development of PDAM Bangli Regency. Assessments to level of the performance based on Minister for Internal Affairs’ decree Number 47/1999 dated May 31, 1999 about Guidance of Performance Assessment of Company of Drinking Water Area. In conceiving the strategy of development, SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats) analysis is utilized. Data used are primary and secondary data. Primary data acquired by field study, that are by conducting interview and discussion about perception of the object perceived by unrightiously related company’s management and other parties. The field study is conducted to identify internal and external strategic factors influencing the company and also to determine the weights and rating of each factor. Whereas the field study is done to get the primary data, financial data are used as the secondary data. Notwithsatnding, nonfinancial data are also included such as the operational and administration aspects. Results of the analysis indicate that performance of PDAM of Bangli Regency during period of perception ranges from 39.50 to 46.36. The lowest performance value is 39.50 and this is categorized as “enough†that prevailed in 1998 and the highest performance value prevailed in 1999 in which it is said “good†category. Results of calculation of weighted SWOT analysis show that total score of internal strategic factors is to 2,73 and total score of strategic external factors is 2,86. These numbers indicate that the position of PDAM Bangli Regency on Internal-External Matrix is on Cell 5, that is Growth and Stability Strategy. Predicated on the position and circumstances mentioned above about the company, growth strategy can be done by concentration thorugh horizontal integration in which interests must be focused on internal organizational development. It is implemented by correcting the organizational systems in order to lead to effectiveness, that is to arrange and improve various related regulations within the company so that the company’s culture can gradually be drived into a company that is self-supporting company, that optimalizes the utility of its facilities, that is able to control the general and administrative expenses, and investing for services civil’s costomer espesialy that location in Bangli Regency.
Kata Kunci : Kinerja PDAM,Strategi Pengembangan