Analisis dampak implementasi Undang-undang Nomor 34 Tahun 2000 terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Pontianak
IRNAWATI, Prof.Dr. Sukanto Reksohadiprodjo, M.Com
2004 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari implementasi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 terhadap kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta komponen-komponennya, dalam hal ini pajak dan retribusi daerah, di Kabupaten Pontianak. Selain itu juga akan dilihat mengenai pertumbuhan dan elastisitasnya serta klasifikasi jenis pajak dan retribusi daerah. Sehubungan dengan periode penelitian yang dimulai dari tahun anggaran 1989/1990 sampai 2003, maka untuk mengetahui dampak implementasi UU Nomor 34 Tahun 2000 ini, akan dilakukan perbandingan dengan periode sebelum pemberlakuan UU Nomor 18 Tahun 1997 dan saat pemberlakuan UU Nomor 18 Tahun 1997. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kontribusi, analisis pertumbuhan, analisis klasifikasi jenis pajak dan retribusi daerah, serta analisis elastisitas. Analisis kontribusi dan pertumbuhan digunakan untuk mengetahui besarnya kontribusi dan tingkat pertumbuhan PAD, pajak dan retribusi daerah serta jenis pajak dan retribusi daerah. Analisis klasifikasi jenis pajak dan retribusi daerah digunakan untuk mengidentifikasi tiap jenis pajak dan retribusi daerah, apakah termasuk dalam kategori prima, potensial, berkembang atau terbelakang. Analisis elastisitas digunakan untuk mengetahui tingkat kepekaan perubahan PAD, pajak dan retribusi daerah serta jenis pajak dan retribusi daerah apabila terjadi perubahan pada PDRB. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi PAD terhadap total penerimaan daerah pada saat pemberlakuan UU Nomor 34 Tahun 2000 adalah sebesar 2,69%. Nilai ini sedikit lebih besar dibandingkan saat pemberlakuan UU Nomor 18 Tahun 1997 yaitu sebesar 2,68%, akan tetapi lebih kecil dibandingkan sebelum pemberlakuan UU Nomor 18 Tahun 1997 yaitu sebesar 4,24%. Pertumbuhan PAD sebesar 40,50% saat pemberlakuan UU Nomor 34 Tahun 2000 lebih besar dibandingkan periode sebelum dan saat pemberlakuan UU Nomor 18 tahun 1997 yang masing-masing sebesar 17,91% dan 17,14%. Mengenai klasifikasi jenis pajak dan retribusi daerah, pada saat pemberlakuan UU Nomor 34 Tahun 2000 beberapa jenis pajak dan retribusi daerah mengalami peningkatan klasifikasi dari terbelakang menjadi berkembang yaitu pajak hotel dan restoran, retribusi rumah potong hewan dan retribusi pemakaian kekayaan daerah, sementara pajak penerangan jalan dan retribusi pelayanan kesehatan meningkat dari klasifikasi potensial menjadi prima. Adapun yang mengalami penurunan klasifikasi diantaranya pajak pengambilan/pengolahan bahan galian golongan c, retribusi IMB, dan retribusi pasar. Selama periode pengamatan, PAD menunjukkan sifat yang rata-rata elastis terhadap perubahan PDRB. Elastisitas PAD terhadap perubahan PDRB pada saat pemberlakuan UU Nomor 34 Tahun 2000 rata-rata sebesar 4,27, lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode sebelum dan saat pemberlakuan UU Nomor 18 Tahun 1997 yang masing-masing sebesar 1,31 dan 4,23.
Objective of this study is to know the effect of implementation of Undang- Undang Nomor 34 Tahun 2000 on contribution of actual local government genuine receipts (Pendapatan Asli Daerah or PAD) and their components, in this case local taxes and retributions, at Pontianak Regency. In addition to those objectives, their growth and elasticity, and kind of local taxes and retributions classification would be observed. Time range of this study is from fiscal year 1989/1990 to 2003. To know the effect of implementation of Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000, this study compares implementation of Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 with period before validity of Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997 and at validity of Undang- Undang Nomor 18 Tahun 1997. Analysis instrument that used in this study is contribution analysis, growth analysis, kind of local taxes and retributions classification analysis, and elasticity analysis. Contribution and growth analysis is used to know the contribution and growth rate of PAD, local taxes and retributions, and kind of local taxes and retributions. Whereas classification analysis of kind of local taxes and retributions is used to identify kind of local taxes and retributions, whether it includes to first rate category, potential category, growth category, or backside category. Elasticity analysis is used to know sensitivity rate of PAD, local taxes and retributions, and kind of local taxes and retributions, if it changes amount of Gross Regional Domestic Product (GRDP) changing. Result of this study shows that contribution of PAD on actual total local government receipts at implementation of Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 is 2,69%. It is bigger than contribution at implementation of Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997, 2,68%, but smaller than contribution before implementation of Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997, 4,24%. PAD growth for amount 40,50% at implementation of Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 is higher than previous and current period of validity of Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997, respectively for amount 17,91% and 17,14%. Concerning kind of local taxes and retributions classification, at validity of Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000, several kind of local taxes and retributions have upgrading their classification, from backside to growth category. That is hotel and restaurant tax, slaughtered animal retribution, and regional resources used retribution, meanwhile streetlight tax and healthy service retribution upgrade their classification from potential to first rate category. Whereas, excavation of unearth material class c tax, IMB retribution, and market retribution downgrade their classification. During observation, PAD shows good elasticity characteristic about amount of GRDP. PAD elasticity at implementation of Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2000 is 4,27, higher than PAD elasticity at previous and current period of validity of Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997, respectively for amount 1,31 and 4,23.
Kata Kunci : PAD,Implementasi UU No34 Tahun 2000, UU Nomor 34 Tahun 2000, UU Nomor 18 Tahun 1997, Actual Local Government Genuine Receipts (PAD), Local Taxes, Local Retributions