Covid-19: Dampak Terhadap Jam Kerja dan Pendapatan Para Pekerja Disabilitas Berat Sektor Informal di Indonesia
Asep Ari Nugroho, Heni Wahyuni, S.E., M.Ec.Dev., Ph.D.; Wisnu Setiadi Nugroho, S.E., M.Sc., M.A., Ph.D.
2024 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan
Pandemi Covid-19 yang
mulai mewabah di Indonesia pada tahun 2020 mengakibatkan perubahan yang cukup
signifikan pada struktur pekerja informal. Selain mengakibatkan perubahan pada
struktur gender, jam kerja, dan pendapatan secara keseluruhan. Perubahan yang signifikan
juga terjadi pada mereka yang mengalami disabilitas, terutama pekerja dengan
disabilitas berat. Di sisi lain, sebagian besar penelitian terdahulu di
Indonesia umumnya melihat dampak pandemi terhadap kondisi ketenagakerjaan
secara general. Penelitian yang secara khusus mengkaji dampak Covid-19 terhadap
kondisi pekerja disabilitas berat sektor informal belum banyak dilakukan.
Penelitian ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis dampak dari kondisi disabilitas berat di kalangan pekerja
sektor informal terhadap jam kerja dan pendapatan yang mereka dapatkan selama masa
Covid-19. Selanjutnya, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari
jam kerja terhadap pendapatan pekerja sektor informal selama masa Covid-19.
Penelitian ini menggunakan data sekunder berjenis pooled cross-section
pada level individu yang bersumber dari Sakernas edisi tahun 2020-2022. Alat
analisis yang digunakan adalah ordinary least square dan instrumental
variable. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pekerja dengan kategori
disabilitas berat sektor informal di Indonesia memiliki jam kerja dan
pendapatan yang lebih rendah dibandingkan pekerja non-disabilitas ataupun
disabilitas ringan. Temuan ini menunjukkan hasil yang konsisten ketika jam
kerja dan pendapatan dijelaskan secara lebih dalam berdasarkan heterogenitas
pekerja. Pada konteks dampak jam kerja terhadap pendapatan, penggunaan variabel
instrumen “disabilitas berat” menunjukkan hasil yang konsisten dan robust
pada berbagi model pengujian. Jam kerja yang dikaitkan dengan disabilitas berat
berdampak signifikan terhadap pendapatan pekerja sektor informal di Indonesia.
The Covid-19
pandemic that began to spread in Indonesia in 2020 has resulted in quite
significant changes in the structure of informal workers. In addition to
causing changes in gender structure, working hours, and overall income.
Significant changes also occurred for those with disabilities, especially
workers with severe disabilities. On the other hand, most previous studies in
Indonesia generally look at the impact of the pandemic on employment conditions
in general. Research that specifically examines the impact of Covid-19 on the
conditions of workers with severe disabilities in the informal sector has not
been widely conducted. This study has two main objectives. First, this study
aims to analyze the impact of severe disabilities among informal sector workers
on their working hours and income during the Covid-19 period. Furthermore, this
study aims to analyze the impact of working hours on the income of informal
sector workers during the Covid-19 period. This study uses secondary data in
the form of pooled cross-sections at the individual level sourced from the
2020-2022 edition of Sakernas. The analysis tools used are ordinary least
square and instrumental variables. The results of this study indicate that
workers with severe disabilities in the informal sector in Indonesia have lower
working hours and income compared to non-disabled or mildly disabled workers.
This finding shows consistent results when working hours and income are
explained in more depth based on worker heterogeneity. In the context of the
impact of working hours on income, the use of the instrument variable
"severe disability" shows consistent and robust results in various
test models. Working hours associated with severe disabilities have a
significant impact on the income of informal sector workers in Indonesia.
Kata Kunci : Covid-19, Pekerja Informal, Disabilitas Berat, Jam Kerja, Pendapatan