Laporkan Masalah

Dampak bantuan pembangunan desa terhadap dana swadaya masyarakat di Kecamatan Merauke Kabupaten Merauke

BOSAWER, Yan Piet, Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc

2004 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan dana bantuan pembangunan dan dana swadaya masyarakat serta jumlah kepala keluarga di Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis pengaruh dana bantuan pembangunan desa/kelurahan dan jumlah Kepala Keluarga (KK) terhadap jumlah dana swadaya masyarakat Kecamatan Merauke. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa dana bantuan pembangunan desa di Kecamatan Merauke tahun 1990 sampai dengan tahun 2002, swadaya masyarakat, dan data jumlah kepala keluarga (KK) di Kecamatan Merauke. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan variabel bebas jumlah dana bantuan pembangunan desa dan jumlah kepala keluarga serta variabel tergantung adalah jumlah dana swadaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama tahun 1990 sampai dengan tahun 2002, terjadi perkembangan jumlah kepala keluarga yang cukup besar. Selama periode tersebut terjadi peningkatan sebanyak 7.022 kepala keluarga atau telah terjadi pertumbuhan sebesar 45 persen. Perkembangan dana swadaya masyarakat menunjukkan bahwa selalu terjadi peningkatan dalam jumlah dana swadaya masyarakat. Selama tahun 1990 sampai dengan tahun 2002, terjadi peningkatan dana swadaya masyarakat sebesar Rp151.650.000. Hasil analisis regresi menunjukkan nilai koefisien regresi untuk variabel bantuan pembangunan desa (X1) sebesar 0,083 yang berarti bahwa peningkatan dalam dana bantuan pembangunan desa sebesar Rp1 akan meningkatkan jumlah swadaya masyarakat sebanyak Rp0,083. Nilai koefisien regresi untuk variabel jumlah kepala keluarga (X2) sebesar 13460,483 yang berarti bahwa peningkatan dalam jumlah kepala keluarga sebesar 1 orang akan meningkatkan jumlah swadaya masyarakat sebanyak Rp13460,483. Hasil uji t dan uji F menunjukkan bahwa variabel dana bantuan pembangunan desa dan jumlah kepala keluarga mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah swadaya masyarakat.

This research attempts to analyze the growth of development aid fund and community self-supporting fund, and the number of family in Merauke Subdistrict. This research also attempts to analyze the effect of development aid fund and the number of family to the community self-supporting fund in Merauke Subdistrict. The data used in this research are secondary data consisting of development aid fund in Merauke Subdistrict in the year 1990 until 2002, community self-supporting fund, and the number of family data in Merauke Subdistrict. The analysis method applied in this research is multiple regression with the independent variables are development aid fund and the number of family and the dependent variable is community self-supporting fund. The results of research shows that during the year 1990 until 2002, there’s a high growth in the number of family. In these period, there’s a growth as 7,022 families or there’s a growth of 45 percent. The development of community self-supporting fund shows that there’s always a growth in community selfsupporting fund. During the period of 1990 until 2002, there’s an increase of community self-supporting fund as Rp151.650.000. The regression analysis shows that the regression coefficient for the development aid fund (X1) is 0.083. It means that the increase in development aid fund as Rp1 will increase the community self-supporting fund as Rp0.083. The regression coefficient for the number of family (X2) is 13460.483. It means that the increase in the number of family as 1 family will increase the community self-supporting fund as Rp13460.483. The t-test and F-test shows that the development aid fund and the number of family variables has positive and significant effect to the community self-supporting fund.

Kata Kunci : Pembangunan Desa, Dana Swadaya Masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.