Perhitungan kebutuhan investasi dalam meningkatkan produk domestik regional bruto di Provinsi Sumatera Utara
ASALTA, Dr. Bagus Santoso, M.Soc.Sc
2004 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini berjudul Perhitungan Kebutuhan Investasi Dalam Meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara, bermaksud menganalisis data investasi dan PDRB selama periode 1993 sampai dengan 2002 yang merupakan data sekunder dalam bentuk time series. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung laju pertumbuhan ekonomi periode 1993 sampai dengan 2002, memproyeksi PDRB pada tahun 2003, 2004, 2005 dan 2006, menghitung nilai ICOR baik secara sektoral maupun total yang dibagi dalam dua dekade yaitu sebelum krisis ekonomi (1993 sampai dengan 1997) dan pascakrisis ekonomi (1998 sampai dengan 2002) serta mengestimasi kebutuhan investasi total pada tahun 2003, 2004, 2005 dan 2006 dengan berbagai asumsi tingkat pertumbuhan ekonomi dan nilai ICOR. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data tersebut diperoleh hasil sebagai berikut: 1. rata-rata laju pertumbuhan ekonomi riil periode 1993 sampai dengan 2003 sebesar 4,17%. 2. dengan mengunakan ICOR sebesar 4,08 (sebelum krisis ekonomi) dan pertumbuhan ekonomi diasumsikan sebesar 4% (estimasi nasional) maka investasi yang dibutuhkan pada tahun 2003 sebesar Rp16.892,65 Miliar dan tahun 2006 menjadi Rp30.324,87 Miliar. Apabila petumbuhan ekonomi diasumsikan sebesar 5% (estimasi pertumbuhan ekono mi Sumatera Utara yang lebih realistis) maka investasi yang dibutuhkan pada tahun 2003 sebesar Rp21.318,84 Miliar dan pada tahun 2006 menjadi Rp36.851,15 Miliar. Untuk memenuhi target pertumbuhan ekonomi sebesar 6% (sesuai Perda Provinsi Sumatera Utara No.6 Tahun 2001) maka dibutuhkan investasi pada tahun 2003 sebesar Rp25.826,26 Miliar dan tahun 2006 menjadi sebesar Rp46.048,71 Miliar. Apabila pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 8% (sesuai Perda Provinsi Sumatera Utara No.6 Tahun 2001) maka investasi yang dibutuhkan pada tahun 2003 sebesar Rp40.201,25 Miliar dan menjadi sebesar Rp66.271,16 Miliar pada tahun 2006. 3. dengan mengunakan ICOR sebesar 6,58 (pascakrisis ekonomi) dan pertumbuhan ekonomi diasumsikan sebesar 4% (estimasi nasional) maka investasi yang dibutuhkan pada tahun 2003 sebesar Rp27.243,54 Miliar dan tahun 2006 menjadi Rp45.973,47 Miliar. Apabila petumbuhan ekonomi diasumsikan sebesar 5% (estimasi pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara yang lebih realistis) maka investasi yang dibutuhkan pada tahun 2003 sebesar Rp34.381,86 Miliar dan pada tahun 2006 menjadi Rp59.431,50 Miliar. Untuk memenuhi target pertumbuhan ekonomi sebesar 6% (sesuai Perda Provinsi Sumatera Utara No.6 Tahun 2001) maka dibutuhkan investasi pada tahun 2003 sebesar Rp41.651,17 Miliar dan tahun 2006 menjadi sebesar Rp74.264,83 Miliar. Apabila pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 8% (sesuai Perda Provinsi Sumatera Utara No.6 Tahun 2001) maka investasi yang dibutuhkan pada tahun 2003 sebesar Rp56.582,72 Miliar dan menjadi sebesar Rp106,878,50 Miliar pada tahun 2006.
The study titling Calculation of Investment Need in Improving Gross Regional Domestic Product in North Sumatera Province, had purpose of analyzing investment data and GRDP for period of 1993 to 2002, which is secondary data in time series form. The study aimed to calculate economic growth rate for period of 1993 to 2002, project GRDP of 2003, 2004, 2005, and 2006, calculate ICOR rate either sectoral or total divided into two decades, that is, before economic crisis (1993 to 1997) and post-economic crisis (1998 to 2002), and estimate investment needed in 2003, 2004, 2005 and 2006 with some assumptions of economic growth rate and ICOR value. Result of the calculation and data analysis are: 1. real economic growth rate for period of 1993 to 2003 was 4.17%. 2. using ICOR of 4.08 (before economic crisis) and economic growth assumption of 4% (national estimation), investment needed in 2003 was Rp16,892.65 billion and in 2006, it will be Rp30,324.87 billion. When economic growth is assumed 5% (more realistic economic growth estimation of North Sumatera) then investment needed in 2003 would be Rp21,318.84 billion and in 2006, it will be Rp36,851.15 billion. To achieve economic growth target of 6% (according to Provincial regulation No. 6/2001) it need investment in 2003 of Rp25,826.25 billion and in 2006 of Rp46,048.71 billion. If the targeted economic growth is 8% (according to Provincial regulation No. 6/2001), then investment needed in 2003 is Rp40,201.25 billion and in 2006, it will be Rp66,271.16. 3. using ICOR of 6.58 (after economic crisis) and economic growth assumption of 4% (national estimation), investment needed in 2003 was Rp27,243.54 billion and in 2006, it will be Rp45,973.47 billion. When economic growth is assumed 5% (more realistic economic growth estimation of North Sumatera) then investment needed in 2003 would be Rp34,381.86 billion and in 2006, it will be Rp59,431.50 billion. To achieve economic growth target of 6% (according to Provincial regulation No. 6/2001) it need investment in 2003 of Rp41,651.17 billion and in 2006 of Rp74,264.83 billion. If the targeted economic growth is 8% (according to Provincial regulation No 6/2001), then investment needed in 2003 is Rp56,582.72 billion and in 2006, it will be Rp106,878.50.
Kata Kunci : PDRB, Kebutuhan Investasi