Evaluasi Tingkat Keselamatan dan Aksesibilitas Pada Jalan Tol Pasuruan - Probolinggo Seksi 4A Ruas Probolinggo Timur - Gending STA 31+300 - STA 39+700
NISSA NANDA CAHYA AULIA, Ir. Bambang Herumanta. MT.
2024 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR SIPIL
Infrastruktur jalan di Indonesia merupakan salah satu prasarana
transportasi darat yang utama karena memiliki presentase 90 % angkutan barang
dan 95 % angkutan umum menggunakan moda jalan. Peran ini merupakan suatu hal
yang mendorong pemerintah untuk mewujudkan penyelenggaraan infrastruktur jalan
yang berkualitas untuk masyarakat. Saat ini upaya yang dilakukan pemerintah
yaitu dengan dilakukannya pembangunan jalan tol. Evaluasi aksesibilitas dan
keselamatan pada Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo, khususnya pada seksi 4A
Probolinggo Timur-Gending yang telah difungsionalkan sejak September 2023.
Jalan tol ini merupakan bagian dari proyek Trans Jawa dan dirancang untuk
mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan nasional serta mendukung akses ke
kawasan wisata dan pelabuhan. Evaluasi didasarkan pada Standar Pelayanan Minimum
(SPM) jalan tol, yang meliputi aspek aksesibilitas (kecepatan transaksi dan
antrian kendaraan) serta keselamatan (rambu, marka, dan fasilitas keselamatan
lainnya). Temuan menunjukkan adanya antrian kendaraan pada jam sibuk yang
menyebabkan waktu tunggu panjang, namun keseluruhan pelayanan tol dinilai
sesuai dengan SPM dengan ketidaksesuaian kurang dari 80%. Dengan demikian,
jalan tol ini dianggap memadai dalam memenuhi standar keselamatan dan
aksesibilitas bagi pengguna.
Road infrastructure in Indonesia is one of
the primary land transportation facilities, with 90% of freight transport and
95% of public transport relying on roadways. This role has driven the
government to establish high-quality road infrastructure for the public.
Currently, the government is pursuing this goal through the construction of
toll roads. This study evaluates accessibility and safety on the
Pasuruan-Probolinggo Toll Road, particularly on Section 4A from Probolinggo
Timur to Gending, which has been operational since September 2023. This toll
road is part of the Trans Java project and is designed to reduce traffic
congestion on national roads and to support access to tourist areas and ports.
The evaluation is based on the Minimum Service Standards (SPM) for toll roads,
covering accessibility aspects (transaction speed and vehicle queues) and
safety aspects (signs, markings, and other safety facilities). Findings show
vehicle queues during peak hours, causing extended waiting times; however, the
overall toll service is rated as compliant with SPM, with less than 80%
non-compliance. Thus, this toll road is considered adequate in meeting safety
and accessibility standards for users.
Kata Kunci : Jalan Tol, Keselamatan, Aksesibilitas, SPM