KORELASI ANTARA DERAJAT STENOSIS FORAMINAL NEURALIS BERDASARKAN MAGNETIC RESONANCE IMAGING DAN DERAJAT NYERI RADIKULAR PADA PASIEN HERNIASI DISKUS INTERVERTEBRA SERVIKALES
Maryda Putri Hutami, Dr. dr. Lina Choridah, Sp.Rad (K)-PRP; dr. Sudarmanta Sp.Rad (K) RI
2024 | Tesis | S2 Kedokteran Klinik
Latar Belakang: Herniasi diskus intervertebra servikales memiliki angka morbiditas yang tinggi di seluruh dunia. Kondisi ini menyebabkan nyeri radikular yang secara signifikan mempengaruhi kualitas hidup penderitanya. Derajat stenosis foraminal neuralis diduga berhubungan dengan tingkat keparahan kondisi ini.
Tujuan: Mengetahui korelasi antara derajat stenosis foraminal neuralis berdasarkan magnetic resonance imaging dengan derajat nyeri radikular pada pasien herniasi diskus intervertebral servikales.
Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Data penelitian diperoleh secara retrospektif dari data rekam medis dan analisis ulang hasil pemeriksaan MRI servikal. Analisis korelasi dilakukan pada skor nyeri radikular dengan derajat stenosis foraminal neuralis.
Hasil: Berdasarkan 113 orang pasien, didapatkan mayoritas berjenis kelamin perempuan (55,8%), rata-rata usia 45-60 tahun (51,3%), memiliki indeks massa tubuh normal (44,2%), dan mengalami nyeri radikular ringan (73,5%). Terdapat korelasi yang signifikan antara derajat stenosis foraminal neuralis dengan derajat nyeri radikular pada segmen C6-7 bilateral dan C7-Th1 kiri (p < 0 xss=removed>
Kesimpulan: Semakin berat derajat stenosis foraminal neuralis berdasarkan magnetic resonance imaging, semakin berat juga derajat nyeri radikular pada pasien herniasi diskus intervertebra servikales.
Kata Kunci : Stenosis Foraminal Neuralis, MRI Servikal, Herniasi Diskus Intervertebralis, Nyeri Radikular