Laporkan Masalah

PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS ALAT SARAD (Studi kasus PT Musi Hutan Persada (MHP) Wilayah 1 Subanjeriji, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan)

Yohanes Dwi Susilo, Dr. Ir. Nunuk Supriyatno, M.Sc.

2007 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penyaradan merupakan salah satu tahap dalam kegiatan pemanenan basil hutan (kayu) yang membutuhkan biaya besar, sehingga perlu alat yang sesuai dan produktivitas yang tinggi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besamya produktivitas alat sarad, mengetahui biaya penyaradan, dan mengetabui alat sarad yang paling ekonomis. Penelitian ini dilakuka11 di PT Musi Hutan Persada, dengan melakukan pengamatan pada alat saradforwarder Timberjack 1010B dan Valmet 860.1 di Wilayal1 I Subanjeriji. Produktivitas penyaradan dihitung dari laporan kegiatan sarad yang disusun secara rapi oleh perusahaan. Biaya penyaradan diperoleh dari laporan keuangan pada tahun 2006, sedangkan pemilihan alat sarad yang paling ekonomis ditentukan berdasarkan total biaya penyaradan dengan metoda break point. Alat sarad yang paling ekonomis adalah alat sarad yang mempunyai biaya total penyaradan yang terendah sesuai dengan target pernsahaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa produktivitas kerja alat sarad Timberjack 101 OB adalah sebesar 14 m 3 /jam, sedangkan V almet 860 .1 sebesar 15 m 3 /jam. Biaya penyaradan Timberjack 1010B sebesar US $62.105/jam atau US $4.432/m3 , sedangkan Valmet 860.1 US $43.5266/jam, atau US $2.9/m3 . Alat sarad yang paling ekonomis dari kedua alat sarad dengan target produksi perusahaan sebesar 180.000 m3/bulan adalah Valmet 860.1.

Forwarding is one phase of timber harvesting requiring big expense, so it needs the appropriate machinery with the high productivity. The objectives of research are to know the productivity of forwarder, to calculate the forwarding cost, and to know the most economist forwarder. Observation of forwarder operations, Timberjack 1010B and Valmet 860.1 was conducted in PT Musi Hutan Persada, Subanjeriji I Region. The forwarding productivity was counted from forwarding activity report which compiled neatly by company. Forwarding cost was obtained from :financial report in 2006, while selection of the most economist forwarder was done base on the total forwarding cost using break point method. The most economist forwarder is forwarder which has the lowest total forwarding cost which is in line with the target of the company. The result showed that the Timberjack 1010B productivity was 14 m3/hour, Val met 860 .1 was 15 m3 /hour. The forwarding cost of Timberjack was US $62.105/hour or US$ 4.432/m3 and Valmet was 860.1 US $43.5266/hour or US $2.9/ m3 . The most economist forwarder from both of them which is in line with the target of the company that is 180,000 m3/month is Valmet 860.1.

Kata Kunci : produktivitas penyaradan, biaya penyaradan, forwarder

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf