Laporkan Masalah

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI JABABEKA, BEKASI, JAWA BARAT

HARUN AROSYID, Prof.Dr. Ir. H. Chafid Fandeli, M.S.

2007 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Ruang Terbuka Hijau (RTH) wilayah perkotaan adalah ruang di dalam kota atau wilayah yang lebih luas, baik dalam bentuk areal memanjang atau jalur atau mengelompok, dimana penggunaannya lebih bersifat terbuka, berisi hijau tanaman atau turnbuh-turnbuhan yang turnbuh sccara alami atau tanaman budidaya. Ruang terbuka hijau mempunyai peran dan fungsi yang penting di dalam kota. Peran dan fungsinya akan dapat efektif apabila dalam pengelolaannya dilakukan secara bersama-sama. Penelitian ini mengkaji persepsi masyarakat terhadap pengelolaan ruang terbuka hijau, dengan tujuan untuk mengctahui kondisi sosial masyarakat, perscpsi masyarakat terhadap bcrbagai aspek pengelolaan dan community empowerment. Lokasi penelitian di Jababeka, Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat. Responden adalah masyarakat yang tinggai di kawasan ruang terbuka hijau Jababcka dan di sekitar kawasan ruang terbuka hijau Jababeka, dengan jumlah sampel 100 KK. Analisis data untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat adalah dengan analisis deskriptif dan Chi Square, untuk analisis hubungan antar variabel dalam persepsi digunakan analisis regresi linier, dan untuk community empowerment digunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian : hasil uji Chi square kondisi responden (pekerjaan, umur, pendidikan, penghasilan dan jumlah keluarga) di kedua lokasi terhadap pcrscpsi, diperoleh variabel yang memiliki hubungan nyata dengan persepsi. Variabel itu adalah pcnghasilan dcngan persepsi keamanan, jumlah kcluarga dcngan persepsi sosial dan umur dengan persepsi ketenagakerjaan. Persepsi masyarakat terhadap aspek pengelolaan yang diteliti adalah : persepsi terhadap kearnanan adalah baik (80 %), transportasi adalah baik (78 %), lingkungan adalah baik (69 %), sosial adalah baik sekali (90 %), Ketenagakerjaan adalah cukup (58 %), kesenian adalah cukup (61 %), rekreasi adalah baik (79 %) dan kesehatan adalah cukup (59 %). Hasil uji menggunakan regresi berganda dengan backward elimination dapat diketahui adanya pengaruh antara persepsi masyarakat terhadap pengelolaan kawasan ruang terbuka hijau Jababeka dengan variabel-variabel independent yang telah ditentukan. Pelaksanaan program community empowerment belum optimal karena hclum adanya share vision antara pengelola dan masyarakat yang ditunjukkan dari identifikasi hasil penelitian.

Green Open Spaces (GOS) of city area is room inside of city or the larger one in another areas, either in long shape or grouped shape, which the use is more open, contain the green plants which grow naturally and the cultivated plants. GOR has the important roles and functions in city, which could be more effective if it is utilized together. This research observes the societies' nerception on utilizing of GOS, which takes the purposes: The societies' social condition, societies' perception on various aspects of utilizing and community empowerment. The location this research is in Jababeka, Bekasi Regency, West Java Province. The respondents are societies lived in GOS areas of Jababeka and people around it, with the sum of samples are 100 families. The analysis methods used to know the societies' social condition are descriptive and chi square, for the relation of each perception variable used linier rcgresy analysis, and for community empowerment used descriptive analysis. The result of research : trial result of chi square respondent's Gob, age, education, income and sum of family) in both location towards perception, the variabel got which related obnously with perception. That variable is income with security perception, the sum of family with social perception and age with employee perception. Societes perception toward utilizing aspectsearched are : securiy perception is good (80 %), transportation is good (78 %), environment is good (60 °/41), social is very good (90 %), employee is enough (58 %), art is enough (61 %), and health is enough (59 %). Trial result used double regretion with backward elimination, can be known the influence between societies perception toward the utilizing of GOS Jababeka, with appointed independent variables. The implementation of community empowerment program not optimal yet, due to no share vision between operator and society which shown from the identification of this research.

Kata Kunci : ruang tcrbuka hijau, pcrsepsi, masyarakat, community empowerment

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf