PERENCANAAN OPERASIONAL PENGELOLAAN HUTAN TANAMAN JATI ( Studi Kasus di BKPH Dungus, KPH Madiun Perum Perhutani Unit ll Jawa Timur)
Yuni Muthia, Ir.Djoko Suharno Radite, MS.
2007 | Skripsi | S1 KEHUTANANPengelolaan hutan membutuhkan pemikiran yang matang agar sumberdaya hutan tetap terjaga kelestariannya. Salah satu kunci keberhasilan pengelolaan hutan adalah perencanaan. Perencanaan yang dimaksud merupakan rencana pelaksanaan Iangsung di lapangan. Tuj uan penelitian ini adalah analisis jenis dan volume kegiatan teknis kehutanan serta rencana tata waktu pelaksanaan kegiatan, analisis keperluan bahan/ material, alat, tenaga kerja dan pengeluaran kas seluruh kegiatan teknis kehutanan di BKPH Dungus KPH Madi un serta analisis ragam volume pekerjaan teknis kehutanan selama beberapa tahun dan faktor penyebabnya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Analisis dilakukan dengan membuat gambaran situasi, menerangkan hubungan antara berbagai komponen dalam satu jenis kegiatan dan antar jenis kegiatan serta membuat prediksi dalam penyelesaian masalah tersebut. Hasil penelitian berupa Rencana Operasional untuk tujuh kegiatan yaitu Tanaman Tahun Berjalan, Tanaman Tahun II, Persiapan Pemeliharaan, Pemeliharaan Penunggalan Tunas, Pemeliharaan Kebun Benih, dan Tebangan. Jenis dan volume pekerjaan dilakukan berdasarkan ada atau tidaknya anggaran. Pekerjaan teknis kehutanan dilakukan berdasarkan musim. Tanaman dilakukan di Triwulan II-I 2007, Perneliharnan pada Triwulan I-III, dan Tebangan pada Triwulan I-III. Keperluan bahan, alat, tenaga kerja, dan pengeluaran kas tergantung pada besarnya volume pekerjaan. Pengeluaran terbesar pada kegiatan penebangan sebesar Rp. 232.035.574, total pengeluaran dalam setahun adalah Rp. 516.929.414. Ragarn volume pekerjaan selama 2002 s.d. 2006 mengalami sebaran tidak merata. Tebangan A dan tanaman rutin tidak dilakukan setiap tahun. Tebangan B lebih besar dibanding tebangan A menandakan hutan tidak produktifnya rnernpunyai luasan yang besar.
Forest management requires matured idea to keep the sustainability of forest resources. One of success key of forest management is planning, such as direct implementation plan in field. The objectives of this research are to analyze type activity and technical activity volume of forestry and also arrange time plan of activity execution, to analyze need of materials, appliance, labors and expenditure of technical activity of forestry in BKPH Dungus KPH Madiun and also to analyze volume manner of forestry technical activity for years and its cause factors. The method that used is descriptive method. The analysis is conducted make the image of situation, explaining relation between various components in one activity type and between activity type and also make prediction to solve the problems. The result of this research is operational plan for seven activities which are current plantation, second plantation, preparation of maintenance, maintenance of singling, maintenance of seed orchard and felled tree. Type activity and volume activity was conducted base on budget. Technical activity of forestry was conducted base on season. Planting was conducted on Quarterly II-I 2007, maintenance on Quarterly I-III, cutting on Quarterly I-III. The need of materials, appliance, labors, and expenditure depend on level of activity volume. The biggest expenditure at cutting activity is Rp 232.035.574. Total of expenditure in a year is Rp. 516.929.414. The manner of activity volume during 2002 until 2006 was not flat spreading. Cutting A and Routine planting did not do annually. Cutting B is bigger than cutting A indicate that non-productive forest is wider than productive forest.
Kata Kunci : Rencana Operasional, pengelolaan hutan