Laporkan Masalah

Efektivitas organisasi dinas PMD, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata Kabupaten Kapuas Propinsi Kalimantan Tengah

RARIANI, Dr. Warsito Utomo

2004 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Organisasi Dinas PMD, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata Kabupaten Kapuas dan faktorfaktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, data diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi selanjutnya dianalisis untuk menyederhanakan data kedalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan diinterpretasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Organisasi Dinas PMD, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata Kabupaten Kapuas ternyata belum efektif dalam pencapaian tujuan organisasinya dikarenakan Organisasi ini masih belum mampu menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan yang dapat dilihat dari pembuatan rencana kerja masih mengalami keterlambatan karena ketidaksiapan dari berbagai pihak, terbatasnya sarana dan prasarana berupa ruangan dan fasilitas meja dan kursi kantor, computer serta belum tanggapnya terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakatnya yang masih rendah. Produktivitas Dinas PMD-IKP Kabupaten Kapuas juga masih rendah yang dapat dilihat dari adanya program/kegiatan yang belum terealisasi dari Sub Dinas PMD, Informasi dan Komunikasi, juga Sub Dinas Pariwisata, kontribusi pajak dan retribusi yang dipungut belum memenuhi target yang telah ditetapkan setiap tahunnya. Tingkat kepuasan kerja pegawai Dinas PMD-IKP Kabupaten Kapuas masih rendah, hal ini disebabkan oleh sistim pembagian insentif yang sangat minim dan tidak didasarkan atas volume pekerjaan yang ada pada masing-masing subdinas serta kurangnya motivasi dan penghargaan dari pimpinan atas prestasi pekerjaan yang dicapai oleh para pegawai. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas Organisasi Dinas PMD, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata Kabupaten Kapuas adalah Struktur organisasinya belum menggambarkan suatu prinsip organisasi yang miskin struktur, kaya fungsi. Faktor sumber daya manusia yang belum optimal dari segi kualitasnya, dilihat dari pemanfaatannya maupun pendidikan yang diikutinya, komitmennya terhadap tujuan organisasi, dan rasa keterikatan pegawai terhadap organisasi, sedangkan hubungan antara pimpinan dengan staf, terlihat kurang diperhatikan dengan jarangnya jadwal pertemuan dengan para staf untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas. Dalam hal pengambilan keputusan masih bersifat sentralistis sehingga berpengaruh pada efektivitas organisasi. Adapun saran yaitu berusaha agar respon terhadap perubahan, meningkatkan pendapatan daerah dibidang PMD-IKP, Memperbaiki system insentif dan penghargaan agar pegawai termotivasi bekerja dalam mewujudkan efektivitas organisasi, menggabungkan sub dinas yang tidak berfungsi optimal dan melakukan pertemuan rutin dengan staf untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas dan memberian motivasi bagi pegawai dalam mewujudkan efektivitas organisasi dan penggabungan Organisasi Dinas PMD-IKP hendaknya didasarkan pada kesamaan tugas dan fungsi agar memudahkan dalam pencapaian tujuan organisasi.

The present research was aimed to identify organizational effectiveness of the Office for PMD, Information, Communication and Tourism at Kapuas regency, Central Kalimantan and its influencing factors. Method utilized was qualitative. Data were gathered through interviews, observations, and documentation. Then, they were analyzed to simplify data into readable and interpretable forms. Results indicated that the organization of the Office for PMD, Information, Communication and Tourism at Kapuas regency had not been effective in achieving its organizational objectives since it had been capable to adapt its surroundings. It was indicated from late working planning due to unprepared various parties, limited facilities and infrastructure involving available rooms and office furniture, computer, and unresponsiveness toward communities with lower socio-economic condition. The productivity of the Office for PMD-IKP at Kapuas regency had not fulfilled annual target stated. Lower satisfaction level of employees at the Office for PMD-IKP at Kapuas regency was found. This was caused by minimum incentive system distribution not based on task volume assigned to individual sub-offices, and less motivation and award from superiors on performance that employees achieved. Some factors influencing organizational effectiveness of the Office for PMD, Information, Communication and Tourism at Kapuas regency involved organizational structure not indicating organizational principle with scarce-structure, but abundant functions. The quality of human resources factor had not been optimal viewed from its positioning and level of education, commitment to organizational objectives, and organizational coherence. Meanwhile, the relationship between superior and staffs was detected as less considered and this was seen from infrequent meeting schedule with staffs to evaluate task implementation. Centralized decision-making was still found; hence, it influenced organizational effectiveness. It is suggested to improve responsiveness on change, local income in PMD-IKP sector, incentive and award system creating greater work motivation in realizing organizational effectiveness; merge sub-offices with minimal functions, and hold regular staff meetings to evaluate implemented tasks and motivate employees in realizing organizational effectiveness. The unity of the Office for PMD-IKP should be based on the same duty and its function in order to the attainment of its goals.

Kata Kunci : Pemerintah Daerah TkII, Efektivitas Organisasi Dinas, Organizational, Effectiveness


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.