PRESTASI KERJA DAN TEKNIK PEMANENAN HASIL HUTAN PADA PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT (Studi Kasus di Hutan Rakyat Tersertifikasi, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri, Propinsi Jawa Tengah)
JAROT TRIHATMOKO, Ir. Haryanto, M.S.
2007 | Skripsi | S1 KEHUTANANPeningkatan permintaan kayu di hutan rakyat saat ini menyebabkan tingginya intensitas pemanenan kayu di hutan rakyat. Kompleksitas dalam pekerjaan pemanenan menuntut suatu studi tentang prestasi kerja pemanenan hasil hutan untuk menentukan sistem peralatan dan metode kerja yang efisien, ekonomis, memperhatikan keselamatan kerja dan ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan teknik pemanenan, menghitung prestasi kerja dan biaya pemanenan hasil hutan di hutan rakyat. ·· Analisis deskriptif-komparatif digunakan untuk mendeskripsikan teknik pemanenan hasil hutan. Metode Time Study digunakan untuk menghitung prestasi kerja. Perhitungan biaya pemanenan didasarkan pada prestasi kerja dan total biaya yang dikeluarkan. Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Selopuro dan Desa Sumberejo, Kecamatan Batuwamo, Kabupaten Wonogiri Propinsi Jawa Tengah menunjukkan bahwa pemanenan hasil hutan dilakukan secara semi-mekanis yaitu menggunakan perlatan manual dan mekanis. Penebangan dan pembagian batang dapat dilakukan dengan menggunakan kapak, gergaji tangan atau chainsaw. Penyaradan dilakukan secara manual yaitu dengan dipartggul atau dipikul. Pentuatan dilakukan dengan manual dan penga11gkutan dilakukan secara mekanis dengan menggunakan truck. Prestasi kerja penebangan mekanis sebesar 7,009 m 3 / hari, penebangan manual sebesar 1,575 m 3 / hari, penyaradan bervariasi dari 1,213 m 3 / hari hingga 16, 903 m 3 I hari tergantung jarad saradnya. Prestasi kerja pemuatan sebesar 34,929 m 3 / hari, pengangkutan sebesar 46,837 m 3 /hari dengan jarak angkut rata-rata 5,05 km. Biaya pemanenan hasil hutan yang meliputi penebangan, pembagian batang, penyaradan, pemuatan dan pengangkutan bervariasi dari Rp. 60.050,30/m 3 hingga Rp. 85.566,31/m 3 •
Nowadays, increase wood demands in comunity forest cause high intensity of forest harvesting in community forest. Complexity of forest harvesting work need a research for determined of eficiency, safety labor and reduce environmental impacts of tool system and work method. The objectives of this research were to describe of forest harvesting techniques, to calculate work performance and cost of forest harvesting in community forest. The Description and comparison analysis method was used to describe forest harvesting techniques. The time study method was employed to calculate forest harvesting work performance. Forest harvesting cost was calculated based on the work performance and total cost of activities. The result of the research in Sumberejo and Selopuro Village, Batuwarno sub District, Wonogiri District, Central Java Province show that forest harvesting techniques in the community forest is done with semi mechanized methods, which combine manual and mechanized method. Felling and bucking is done with axe, cross cut saw or chainsaw. Skidding is only conducted by hand or stick carrying. Loading is done with manual and transportation is done with mechanized and conducted by truck. The work performance of each method mechanized felling was 7,009 m3 / day, manual felling was 1,575 m3/ day. The work performance of skidding varied from 1,213 to 16, 903 m3 /day de????end on its skidding distance. The work ????erformance of loading was 34,929 m / day and transportation was 34,929 m / day for transportation distance 5,05 kilometres. Forest harvesting cost which contain of fellin????, bucking, skidding, loading and transportation varied from 60.050,30 rupiahs/ m to 85.566,31 rupiahs/ m3 •
Kata Kunci : pemanenan hasil hutan, teknik, prestasi kerja dan biaya.