Laporkan Masalah

Keragaman Konsumsi dan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Tani Organik Anggota APPOLI

ANGESTI DEVINA TIARA PUTRI, Arini Wahyu Utami, S.P., M.Sc., Ph. D.; Prof. Dr. Jamhari, S.P., M.P.; Sugiyarto, S.P., M.Sc.

2024 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)

Pertanian organik berpotensi menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi daripada pertanian konvensional. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan rumah tangga tani untuk mensejahterakan kehidupannya, yaitu dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas konsumsi pangannya. Salah satu organisasi pertanian organik yang ada di Jawa Tengah adalah APPOLI (Aliansi Petani Padi dan Palawija Organik Boyolali). Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui keragaman konsumsi pangan rumah tangga tani organik anggota APPOLI, (2) mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keragaman konsumsi pangan rumah tangga tani organik anggota APPOLI, dan (3) mengetahui tingkat ketahanan pangan rumah tangga tani organik anggota APPOLI. Penelitian dilakukan di Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Semarang dengan sampel sebanyak 42 rumah tangga tani organik anggota APPOLI. Analisis yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah perhitungan skor PPH, regresi linear berganda, dan klasifikasi silang antara pangsa pengeluaran pangan dan tingkat kecukupan energi oleh Jonsson dan Toole. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) konsumsi rumah tangga tani organik anggota APPOLI belum ideal dan belum beragam dengan skor PPH sebesar 67,53 (2) peningkatan pendapatan rumah tangga akan meningkatkan skor PPH rumah tangga, sebaliknya peningkatan jumlah anggota rumah tangga akan menurunkan skor PPH, (3) sebagian besar responden termasuk dalam kategori tahan pangan.

Organic farming systems have the potential to earn a higher income than conventional farming. This potency can be utilized to improve farmers' welfare by increasing the quality and quantity of food consumed. One of the organic farming organizations in Central Java is APPOLI (Boyolali Rice and Secondary Corps Organic Association). This study aims to (1) determine APPOLI members' dietary diversity, (2) determine the factors that influence the dietary diversity of APPOLI members, and (3) determine APPOLI members' food security. The research was conducted in Boyolali Regency and Semarang Regency, with a total sample of 42 organic farming households that were members of APPOLI. The analysis used to explain the hypothesis was calculating the Desirable Dietary Pattern (DDP) score, multiple linear regression, and cross-classification between the shared food expenditure and the level of energy adequacy by Jonsson amd Toole.  The results show that 1) the DDP score is 67,53, and 2) an increase in household income will increase the household DDP score. However, an increase in the number of household members will reduce the DDP score, and (3) most respondents fall into the food secure category.

Kata Kunci : keragaman konsumsi, pertanian organik, pola pangan harapan, tingkat kecukupan energi, tingkat ketahanan pangan.

  1. S1-2024-459430-abstract.pdf  
  2. S1-2024-459430-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-459430-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-459430-title.pdf