FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEMISKINAN RUMAH TANGGA TANI DI SEKITAR YOGYAKARTA INTERNATIONAL AIRPORT
Fulkananda Luqmana Mustofa, Arif Wahyu Widada, S.P., M.Sc.; Muh Amat Nasir, S.P., M.Sc.
2024 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)
INTISARI
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat kemiskinan rumah
tangga tani, (2) kedalaman kemiskinan rumah tangga tani, (3) keparahan
kemiskinan rumah tangga tani, serta (4) faktor-faktor yang memengaruhi
kemiskinan rumah tangga tani di sekitar Yogyakarta International Airport.
Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan
kuantitatif. Sampel dipilih dengan metode simple random sampling dan
lokasi ditentukan dengan purpose sampling. Jenis data adalah data primer
yang diperoleh dari 40 responden yang didukung dengan berbagai data sekunder
yang relevan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan
kuisioner, dan studi pustaka. Metode analisis yang digunakan yaitu (1) perhitungan
kemiskinan menurut kriteria BPS Kulon Progo, Sajogyo, Bank Dunia, Asian
Development Bank (ADB), dan Food and Agricultural Organization
(FAO), (2) indeks kedalaman kemiskinan dan (3) indeks keparahan kemiskinan, (4)
analisis regresi linier berganda metode OLS (ordinary least square),
sedangkan untuk mengetahui ketimpangan pendapatan digunakan metode perhitungan
Indeks Gini, kurva Lorenz, dan kriteria Bank Dunia. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa 1) tingkat kemiskinan rumah tangga tani menurut
Kriteria BPS Kulon Progo sebesar 20%, Bank Dunia (World Bank) sebesar
20%, Asian Development Bank (ADB) sebesar 27,5%, dan Food and
Agricultural Organization (FAO) sebesar 20% tergolong tinggi, sedangkan
menurut Sajogyo sebesar 7,5% tergolong sedang, 2) kedalaman kemiskinan rumah
tangga tani tergolong rendah, 3) keparahan kemiskinan rumah tangga tani tergolong rendah,
4) pendidikan,
kepemilikan aset, serta penanaman tanaman pangan dan hortikultura berpengaruh
terhadap penurunan kemiskinan rumah tangga tani, sedangkan faktor jumlah
anggota rumah tangga tani berpengaruh terhadap peningkatan kemiskinan rumah
tangga tani.
Kata kunci: kemiskinan, kedalaman kemiskinan, keparahan kemiskinan, ketimpangan
pendapatan, Indeks Gini, Kurva Lorenz, rumah tangga tani.
ABSTRACT This study
aims to: (1) determine the poverty level of farming households, (2) assess the
depth of poverty among farming households, (3) evaluate the severity of poverty
in farming households, and (4) identify factors influencing poverty in farming
households around Yogyakarta International Airport. The research employs a
descriptive analysis method with a quantitative approach. Samples were selected
using simple random sampling, and locations were determined through purposive
sampling. Primary data were collected from 40 respondents, supplemented by
relevant secondary data. Data collection methods included interviews using
questionnaires and literature review. The analysis methods used were: (1)
poverty calculations according to criteria from BPS Kulon Progo, Sajogyo, World
Bank, Asian Development Bank (ADB), and Food and Agricultural Organization
(FAO), (2) poverty depth index, (3) poverty severity index, and (4) multiple
linear regression analysis using OLS (ordinary least square) method. Income
inequality was assessed using the Gini Index, Lorenz curve, and World Bank
criteria. Results show that: 1) poverty rates among farming households were
high according to BPS Kulon Progo (20%), World Bank (20%), ADB (27,5%), and FAO
(20%) criteria, while moderate (7,5%) according to Sajogyo's criteria; 2) the
depth of poverty among farming households was low; 3) the severity of poverty
among farming households was low; 4) education, asset ownership, and
cultivation of food crops and horticulture contributed to poverty reduction in
farming households, while the number of household members contributed to
increased poverty in farming households. Keywords: poverty, poverty gap, poverty severity,
income inequality, Gini Index, Lorenz Curve, farming households.
Kata Kunci : kemiskinan, kedalaman kemiskinan, keparahan kemiskinan, ketimpangan pendapatan, Indeks Gini, Kurva Lorenz, rumah tangga tani.