Pengaruh Penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) Terhadap Risiko, Kinerja Keuangan, dan Reaksi Investor di Bursa Efek Indonesia
AGATHA FABYAN, Kusdhianto Setiawan, Sivilekonom., Ph. D.
2024 | Skripsi | MANAJEMEN
Inisiatif
keberlanjutan telah dipromosikan secara luas oleh pemerintah Indonesia.
Pemahaman mengenai konsep Environmental, Social, and Governance (ESG)
relevan untuk mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam model bisnis
perusahaan. Namun, pengungkapan ESG tidak mengacu pada materialitas finansial,
yang menyulitkan perusahaan untuk melakukan analisis keuangan. Di sisi lain, laporan kinerja keuangan perusahaan menjadi informasi yang diprioritaskan oleh
investor daripada laporan keberlanjutan yang mengandung klaim tanpa bukti
sesungguhnya (greenwashing). Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi pengaruh ESG dari perspektif perusahaan dan investor, yang direpresentasikan dalam risiko, kinerja keuangan dan reaksi investor pada
perusahaan non-keuanganyang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada periode
2018-2022. Penelitian dengan metode kuantitatif eksploratif ini menggunakan
data dari sumber sekunder, Refinitiv Eikon, yang dianalisis dengan bantuan software
R-Studio. Dengan menggabungkan unsur time series dan cross section, regresi data panel dipilih untuk menunjukkan bahwa perusahaan sebagai
individu memiliki karakteristik unik yang tetap antarwaktu (fixed effects),
yang mempengaruhi cara perusahaan merespon ESG. Ditemukan bahwa ESG berpengaruh
positif signifikan terhadap risiko, tetapi tidak berpengaruh terhadap kinerja
keuangan perusahaan. Tanpa praktik ESG, risiko dan kinerja keuangan secara
bersama-sama mempengaruhi reaksi investor di Bursa Efek Indonesia. ESG
berpengaruh negatif signifikan terhadap reaksi investor, dimana investor
menganggap ESG sebagai faktor yang menyebabkan penurunan profitabilitas dan
pengembalian modal.
Sustainability
initiatives have been widely promoted by the Indonesian government.
Understanding the concept of Environmental, Social, and Governance (ESG) is
relevant for integrating sustainability aspects into the business model of
companies. However, ESG disclosures do not refer to financial materiality,
making it difficult for companies to conduct financial analyses. On the other
hand, financial performance reports are prioritized by investors over
sustainability reports that are misleading or deceptive to make it seem more
environmentally responsible than they actually are (greenwashing). This study
aims to identify the influence of ESG from the perspectives of companies and
investors, represented in terms of risk, financial performance, and investor
reactions in non financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange
during the period from 2018 to 2022. This explanatory quantitative research
utilizes secondary data form Refinitiv Eikon, which is analyzed using R-Studio
software. By combing time series and cross-section elements, panel data
regression is chosen to demonstrate that companies, as individual entities,
possess unique characteristics that remain consistent over time (fixed
effects), affecting how the respond to ESG. It was found that ESG has a
significant positive influence on risk but does not effect the financial
performance of companies. In the absence of ESG practices, risk and financial
performance collectively influence on investor reactions, as investor perceive
ESG as a factor contributing to decreased profitability and potential decline in
return on investment.
Kata Kunci : ESG, greenwashing, risiko, kinerja keuangan, reaksi investor