KEARIFAN LOKAL DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR DI KASEPUHAN CIPTAGELAR DITINJAU DARI TEORI STRATEGI KEBUDAYAAAN C.A. VAN PEURSEN
DIMAS AJI SAPUTRA, Dr. Sartini, M.Hum.; Dr. Lailiy Muthmainnah, S.Fil.,M.A.
2024 | Skripsi | ILMU FILSAFAT
Kearifan lokal masyarakat Kasepuhan Ciptagelar dalam pengelolaan sumber daya air merupakan wujud dan cerminan harmoni antara manusia dan alam. Tujuan penelitian ini, yakni pertama, mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal yang dimanfaatkan oleh masyarakat Kasepuhan Ciptagelar khususnya dalam pengelolaan sumber daya air. Kedua, menganalisis implementasi nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Kasepuhan Ciptagelar terhadap pengelolaan sumber daya air. Ketiga, menganalisis strategi kebudayaan masyarakat Kasepuhan Ciptagelar dalam perkembangan pengelolaan sumber daya air.
Metode penelitian ini adalah penelitian kepustakaan yang melibatkan berbagai sumber pustaka yang relevan dan penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Model penelitian yang sesuai untuk menganalisis kearifan lokal masyarakat Kasepuhan Ciptagelar dalam pengelolaan sumber daya air adalah masalah aktual. Adapun unsur-unsur metodis, seperti deskriptif, interpretasi, heuristik, dan refleksi kritis.
Hasil penelitian ini pertama, nilai-nilai budaya dalam kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Kasepuhan Ciptagelar dalam pengelolaan sumber daya air, yakni prinsip kudu bisa ngigelan jaman, tapi ulah kabawa ku jaman dan prinsip ibu bumi dan bapak langit yang tertuang dalam pembagian hutan ke dalam tiga zonasi (Hutan Titipan, Hutan Tutupan, dan Hutan Garapan), pelaksanaan tradisi melak tangkal di taun anyar dan seren taun. Kedua, implementasi nilai budaya menciptakan sistem pengelolaan berkelanjutan yang menjaga keseimbangan antara penggunaan dan pelestarian sumber daya air serta memastikan ketersediaan air yang cukup bagi masyarakat. Ketiga, strategi kebudayaan masyarakat Kasepuhan Ciptagelar meliputi penggunaan kearifan lokal sebagai pedoman dalam pengembangan pengelolaan sumber daya air dan menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya keberlanjutan di tengah perubahan zaman dan modernisasi.
Kata Kunci: Kasepuhan Ciptagelar, Kearifan Lokal, Sumber Daya Air, Strategi Kebudayaan
The local wisdom of the Kasepuhan Ciptagelar community in managing water resources is a form and reflection of harmony between humans and nature. The purpose of this research is, first, to describe the values of local wisdom utilized by the Kasepuhan Ciptagelar community, especially in the management of water resources. Second, to analyze the implementation of local wisdom values of the Kasepuhan Ciptagelar community towards water resources management. Third, to analyze the cultural strategy of the Kasepuhan Ciptagelar community in the development of water resources management.
This research method is library research that involves various relevant literature sources and this research is descriptive qualitative. The appropriate research model to analyze the local wisdom of the Kasepuhan Ciptagelar community in managing water resources is an actual problem. The methodical elements, such as descriptive, interpretation, heuristic, and critical reflection.
The results of this study are first, cultural values in local wisdom owned by the Kasepuhan Ciptagelar community in managing water resources, namely the principle of kudu can ngigelan jaman, but ulah kabawa ku jaman and the principle of mother earth and father sky which is stated in the division of forests into three zones (Titipan Forest, Tutupan Forest, and Garapan Forest), the implementation of the tradition of melak tangkal in taun anyar and seren taun. Second, the implementation of cultural values creates a sustainable management system that maintains a balance between the use and conservation of water resources and ensures sufficient water availability for the community. Third, the cultural strategy of the Kasepuhan Ciptagelar community includes using local wisdom as a guideline in the development of water resources management and demonstrating a deep understanding of the importance of sustainability in the midst of changing times and modernization.
Keywords: Kasepuhan Ciptagelar, Local Wisdom, Water Resources, Cultural Strategy
Kata Kunci : Kasepuhan Ciptagelar, Kearifan Lokal, Sumber Daya Air, Strategi Kebudayaan