Laporkan Masalah

POLITIK DAN MISTISISME DI TANAH JAWA (Fenomena Ritual Ziarah Kubur dan Selametan di Makam Kyai Balak)

Muhammad Habib Al Hawwi, Hakimul Ikhwan, Ph.D.

2024 | Skripsi | Sosiologi

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara politik dan ritual yang dilakukan di Makam Kyai Balak. Fokus utama dari penelitian ini adalah memahami mengapa politisi melakukan ziarah di Makam Kyai Balak. Studi ini menggunakan metode kualitatif memakai pendekatan fenomenologi dengan cara wawancara secara mendalam terhadap narasumber, observasi dan analisis dokumen. Selanjutnya, penelitian diturunkan dalam fokus bagaimana kontruksi pengetahuan peziarah yang datang dan melakukan ritual ziarah dan selametan di Makam Kyai Balak serta bagaimana rasionalitas budaya dan ekonomi dalam praktik ritual di Makam Kyai Balak. Ritual ziarah dan selametan di Makam Kyai Balak yang dianggap masyarakat umum merupakan ritual yang kuno hingga sekarang masih menjadi tren dikalangan masyarakat tertentu tentu menjadi isu yang sangat menarik untuk diteliti. Dengan menggunakan pendekatan teori Tindakan Sosial milik Emille Durkheim dan teori Agama dan Sakralitas milik Weber penelitian ini mencoba melihat kontruksi pengetahuan yang dipahami oleh pelaku ritual dengan melihat simbol-simbol yang ada pada ritual ini. Disisi lain, penelitian ini juga mencoba untuk mendalami latar belakang budaya dan ekonomi sehingga ritual ini dapat bertahan hingga saat ini.


Kata Kunci: Ritual, Ziarah, Selametan, Weber, Emille Durkheim, Agama, Sakralitas, Budaya dan Ekonomi  


ABSTRACT

This study aims to examine the relationship between politics and the rituals performed at the Kyai Balak Grave. The main focus of this research is to understand why politicians undertake pilgrimages to the Kyai Balak Grave. This study employs a qualitative method using a phenomenological approach through in-depth interviews with informants, observations, and document analysis. Furthermore, the research delves into the construction of knowledge among pilgrims who visit and perform pilgrimage rituals and selametan at the Kyai Balak Grave, as well as the cultural and economic rationalities in the ritual practices at the Kyai Balak Grave. The pilgrimage and selametan rituals at the Kyai Balak Grave, which are considered by the general public to be ancient rituals, continue to be a trend among certain segments of society, making this a particularly intriguing issue to study. By applying Emile Durkheim's theory of Social Action and Weber's theory of Religion and Sacredness, this research attempts to explore the construction of knowledge understood by ritual practitioners by examining the symbols present in these rituals. Additionally, this study also seeks to explore the cultural and economic background that has allowed these rituals to persist to this day.

Keywords: Ritual, Pilgrimage, Selametan, Weber, Emile Durkheim, Religion, Sacredness, Culture, and Economy


Kata Kunci : Ritual, Pilgrimage, Selametan, Weber, Emile Durkheim, Religion, Sacredness, Culture, and Economy

  1. S1-2024-443250-abstract.pdf  
  2. S1-2024-443250-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-443250-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-443250-title.pdf