Laporkan Masalah

Analisis Manajemen Modal Kerja: Studi Kasus Pada Sentra Kerajinan Batik Kayu Krebet

ALEKSANDRA MAURISKA MAHARANI PUTRI, Ahmad Zaki, S.E., M.Acc.

2024 | Skripsi | AKUNTANSI

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan manajemen modal kerja dalam praktik bisnis pada sanggar-sanggar kerajinan kbatik kayu di Dusun Krebet, Bantul. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kasus dan beberapa pendekatan etnografi. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data diantaranya wawancara semi-terstruktur, observasi partisipan, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ditemukan adanya suatu anomali dari konsep manajemen modal kerja yang sewajarnya akan mempercepat siklus konversi kas. Pemilik sanggar cenderung untuk memberi jangka waktu pembayaran piutang yang panjang, segera membayar utangnya, dan selalu memiliki persediaan bahan baku. Manajemen modal kerja yang diterapkan membuat siklus konversi kas usahanya cenderung lambat hingga membuat pemilik usaha harus menggunakan dana pribadi maupun mengambil utang jangka pendek untuk membayar utang usahanya. Penelitian ini menemukan digunakannya kebijakan modal kerja  konservatif yang memiliki tingkat risiko rendah dengan pengembalian minimum. Selain itu, penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai penerapan “pertukaran sosial” yang mendorong pemilik sanggar lebih memprioritaskan hubungan jangka panjang dengan mitra dibandingkan jangka siklus konversi kasnya.  Penelitian ini mengidentifikasi kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh sanggar-sanggar kerajinan dalam manajemen modal kerjanya yang lebih fokus pada hubungan jangka panjang dengan mitra. Hubungan yang baik dengan mitra dianggap memiliki nilai yang tinggi di masa depan untuk keberlangsungan bisnisnya. Untuk itu, penelitian ini menganalisis hubungan teori tersebut dengan penerapan manajemen modal kerja pada sanggar kerajinan batik kayu di Dusun Krebet.

The purpose of this research is to examine the implementation of working capital management in the business practices of Batik Woodcraft Studios in Krebet Village, Bantul. This study employs a qualitative method based on case studies and several ethnographic approaches. The data collection methods include semi-structured interviews, participant observation, and documentation. Based on the research, an anomaly was found in the concept of working capital management, which would typically accelerate the cash conversion cycle. The studio owners tend to extend the payment period for receivables, promptly pay off their debts, and always maintain a stock of raw materials. Working capital management leads to a slow cash conversion cycle, causing business owners to rely on personal funds or take out short-term loans to pay off their business debts. This study found that a conservative working capital policy is used, characterized by low risk and minimal returns. Additionally, the research provides empirical evidence of implementing "social exchange," which motivates studio owners to prioritize long-term relationships with partners over their cash conversion cycle. The study identifies policies craft studios adopt in their working capital management that focus more on long-term relationships with partners. Good relationships with partners are considered to have high future value for the sustainability of the business. Therefore, this research analyzes the relationship between the theory and the application of working capital management in batik woodcraft studios in Krebet Village.

Kata Kunci : Manajemen Modal Kerja, Siklus Konversi Kas, Usaha Mikro dan Kecil, Kerajinan Batik Kayu, Studi Kasus

  1. S1-2024-461103-abstract.pdf  
  2. S1-2024-461103-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-461103-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-461103-title.pdf