Laporkan Masalah

Digitalisasi Pelayanan Publik BUMDes Karya Muda Desa Krandegan, Purworejo

Dyah Ainiyatul Munawaroh, Ambar Teguh Sulistyani, Dra., M.Si

2024 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Transformasi digital yang berkembang pesat telah mengubah kehidupan masyarakat menjadi serba digital. Merambahnya penggunaan internet yang tak terhindarkan, menuntut pemerintah untuk turut berperan aktif dalam perkembangan teknologi digital dengan memberikan inovasi pelayanan publik berbasis digital. Desa sebagai ranah pemerintahan terkecil juga turut berperan aktif meningkatkan penyelenggaraan pelayanan publik. Melalui BUMDes Karya Muda, Desa Krandegan, Bayan, Purworejo telah mengembangkan pelayanan digital. Pengembangan dimulai dari peningkatan pelayanan masyarakat melalui  teknologi digital.

Penelitian menggunakan kajian studi kasus untuk mengetahui fenomena dalam pelayanan digital di Desa Krandegan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data primer melalui wawancara dan observasi. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumentasi, jurnal, dan website. Data tersebut diproses melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan dengan teknik pemeriksaan keabsahan data yaitu triangulasi. Dengan digitalisasi pelayanan publik mengacu pada indikator yang disebutkan dalam  KEPMENPAN no. 63 tahun 2003. Analisis pelayanan digital menggunakan tiga indikator yaitu transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi untuk mendeskripsikan macam-macam pelayanan digital yang dikembangkan BUMDes Karya Muda Desa Krandegan. 

Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengembangan pelayanan digital di Desa Krandegan telah memberikan dampak yang signifikan untuk pelayanan publik di bidang ekonomi dan pemerintahan di masyarakat. Akan tetapi, implementasi pelayanan digital yang telah dijalankan tidak berkelanjutan. Hal tersebut dikarenakan pengadaan teknologi yang kurang matang dan minimnya partisipasi masyarakat. 

The primary data sources are through interviews and observations. The secondary data are documentation, journals, and websites. The research data was collected using interview, observation, and documentation techniques. The data is processed through the stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing with data validity checking techniques, namely triangulation. The digitization of public services refers to the indicators of KEPMENPAN no. 63 of 2003. The analysis of digital services through three indicators:  transparency, accountability, and participation to describe the kinds of digital services developed by BUMDes Karya Muda Krandegan Village. 


The conclusion is that the digital service development in Krandegan Village has had a significant impact on public services in the economic and government sectors in the community. However, the implementation of digital services that have been carried out is not sustained. This is due to the underdeveloped procurement technology and the lack of community participation. 


Kata Kunci : Digitalisasi, Pelayanan publik, BUMDes Karya Muda / Digitalization, Public services, BUMDes Karya Muda

  1. S1-2024-440823-abstract.pdf  
  2. S1-2024-440823-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-440823-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-440823-title.pdf