Laporkan Masalah

KOLABORASI PEMERINTAH DESA DAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA PANGGUNGHARJO

ADINDA EINE AZALIA, Prof. Dr. Haryanto, M.A.

2024 | Skripsi | ILMU PEMERINTAHAN

Kajian ini menganalisis kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam konteks pengelolaan sampah di Desa Panggungharjo. Fokus penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana proses kolaborasi yang dilakukan menggunakan kerangka collaborative governance oleh Ansell dan Gash (2008), khususnya pada elemen proses kolaborasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer didapatkan melalui in-depth interview kepada beberapa pihak, yaitu pemerintah dan nonpemerintah dan obeservasi secara langsung di Desa Panggungharjo dan TPS 3R KUPAS, sementara data sekunder menggunakan studi dokumen terkait pengelolaan sampah di Desa Panggungharjo. Penelitian ini menemukan bahwa proses kolaborasi melalui beberapa tahapan penting, yaitu dialog tatap muka untuk membangun relasi dan mengetahui harapan masing-masing pihak, membangun kepercayaan untuk memperlancar program, komitmen terhadap proses melalui tindakan nyata, dan pemahaman bersama tentang pentingnya peran masing-masing pihak. Proses tersebut menghasilkan capaian seperti meningkatnya kesadaran warga terbentuknya kelompok bank sampah, dan berkurangnya jumlah sampah residu, meskipun di beberapa aspek masih menghadapi tantangan.

This study analyzes the collaboration between the village government and the community in the context of waste management in Panggungharjo Village. The focus of this research is to see how the collaboration process is carried out using the collaborative governance framework by Ansell and Gash (2008), especially on the collaboration process element. This research is qualitative research with a case study approach. Primary data was obtained through in-depth interviews with several parties, namely government and non-government and direct observation in Panggungharjo Village and TPS 3R KUPAS, while secondary data used document studies related to waste management in Panggungharjo Village. This study found that the collaboration process went through several important stages, namely face-to-face dialogue to build relationships and know the expectations of each party, building trust to expedite the program, commitment to the process through concrete actions, and a shared understanding of the importance of each party's role. The process resulted in achievements such as increased awareness of the community, the formation of a waste bank group, and a reduction in the amount of residual waste, although some aspects still face challenges.

Kata Kunci : Pengelolaan sampah, kolaborasi, pemerintah desa, masyarakat

  1. S1-2024-459864-abstract.pdf  
  2. S1-2024-459864-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-459864-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-459864-title.pdf