Implementasi Pengungkapan Key Audit Matters dalam Laporan Auditor Independen
PRATIWI SEKAR GAYATRI, Arizona Mustika Rini, SE, M.Bus(Acc)., Ph.D., Ak., CA
2024 | Skripsi | AKUNTANSI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pengomunikasian Key Audit Matters (KAM) dalam Laporan Auditor Independen (LAI) pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdiri dari subsektor transportasi logistik, teknologi, infrastruktur, dan properti real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2023. Sampel penelitian ini adalah 246 perusahaan yang mengeluarkan LAI tahun 2022 dan 2023. Metode yang digunakan adalah analisis konten dengan fokus pada isi dan karakteristik pengungkapan KAM. Penelitian ini menganalisis tingkat pelaporan KAM dan kesesuaiannya dengan SA 701 (Revisi), tren jumlah KAM yang dilaporkan, serta karakteristik isi KAM berdasarkan tipe, topik, panjang, dan KAP audit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 98,53% LAI tahun 2022 dan 99,57% tahun 2023 telah memuat KAM, dengan jumlah KAM yang dilaporkan meningkat 16,92?ri 260 pada tahun 2022 menjadi 304 pada tahun 2023. Rata-rata KAM yang dilaporkan sebesar 1,28 untuk tahun 2022 dan 1,33 untuk tahun 2023. KAM yang paling sering dilaporkan adalah pengakuan pendapatan, diikuti oleh penilaian persediaan dan penyisihan piutang. Sebagian besar KAM yang dilaporkan merupakan Account-Level Risk KAM (89,47%) dan sisanya merupakan Entity-Level Risk KAM (10,53%). Paragraf deskripsi KAM secara rata-rata lebih panjang daripada paragraf prosedur audit KAM. KAP Big 4 hanya melaporkan total 57 KAM dengan rata-rata 1,39 KAM per LAI. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman mengenai pengungkapan KAM di Indonesia pada dua tahun pertama pengimplementasian.
This study aims to analyze the implementation of communicating Key Audit Matters (KAM) in the Independent Auditor Reports (IAR) of companies in the infrastructure sector consisting of transportation, logistics, technology, infrastructure, and real estate subsectors listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2023. The sample consists of issued IARs of 246 listed companies for 2022 and 2023. The methodology used is content analysis focusing on the content and characteristics of KAM disclosures. This research analyzes the reporting level of KAM, its compliance with ISA 701 (Revised), trends in reported KAM numbers, and the characteristics of KAM content based on type, topic, length, and the auditing firm involved. The results show that 98.53% of IARs in 2022 and 99.57% in 2023 contained KAM, with the reported KAM number increasing 16,92% from 260 in 2022 to 304 in 2023. The average KAM reported was 1.28 for 2022 and 1.33 for 2023. The most frequently reported KAM is revenue recognition, followed by inventory valuation and allowance for receivables. Most reported KAMs are Account-Level Risk KAM (89.47%), while Entity-Level Risk KAM accounts for 10.53%. The average KAM description paragraphs are longer than the audit procedure paragraphs. Big Four firms reported a total of 57 KAMs, averaging 1.39 KAM per IAR. This study contributes to the understanding of KAM disclosures in Indonesia during the first two years of implementation.
Kata Kunci : Laporan Auditor Independen, Key Audit Matters, Analisis Konten, Kantor Akuntan Publik, Transportasi, Teknologi, Infrastruktur, Real Estate