Hubungan Keberagaman Pangan dan Kebiasaan Makan dengan Status Gizi Siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Juwiring
SAZHABILLA RIZKY FAUZI, Dr.rer.nat dr. BJ Istiti Kandarina; Rahadyana Muslichah, S.Gz., M.Sc
2024 | Skripsi | GIZI KESEHATAN
Latar Belakang : Remaja merupakan periode transformasi dari anak-anak ke dewasa yang menyebabkan peningkatan kebutuhan gizi. Sehingga, remaja rentan mengalami permasalahan gizi seperti gizi kurang, gizi lebih, dan kekurangan energi kronis pada remaja putri. Keberagaman pangan berhubungan dengan ketersediaan pangan rumah tangga, sehingga dapat berpengaruh terhadap status gizi. Faktor lain yang mempengaruhi status gizi adalah kebiasaan makan. Kebiasaan makan yang buruk dapat menyebabkan peningkatan risiko masalah kesehatan
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keberagaman pangan dan kebiasaan makan dengan asupan gizi remaja putri dan hubungan antara asupan gizi dengan status gizi berdasarkan indikator IMT/U dan LLA
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain studi cross-sectional. Subjek diambil menggunakan teknik cluster random sampling berjumlah 101 orang. Data diperoleh melalui food record 2 xl 24 jam. Skor keberagaman pangan menggunakan pedoman Minimum Dietary Diversity for Women, kebiasaan makan menggunakan kuesioner Adolescent Food Habits Checklist, dan pengukuran antropometri berupa berat badan, tinggi badan, dan lingkar lengan atas. Uji statistik yang digunakan adalah uji Spearman rank.
Hasil : Semakin besar skor kebiasaan makan diikuti dengan peningkatan kecukupan energi, protein, dan lemak. Keberagaman pangan yang tinggi diikuti dengan kecukupan energi dan zat gizi makro. Kemudian, kecukupan zat gizi tersebut diikuti dengan peningkatan nilai z-score IMT/U dan lingkar lengan atas.
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara keberagaman pangan dan kebiasaan makan terhadap asupan gizi dan terdapat hubungan antara asupan gizi dengan status gizi dan risiko kekurangan energi kronis pada remaja putri.
Kata Kunci : Keberagaman Pangan, Kebiasaan Makan, Asupan Gizi, Status Gizi, Kekurangan Energi Kronis, Remaja Putri
Background : Adolescence is a period of transformation from childhood to adulthood,
which increases nutritional needs. Therefore, adolescents are vulnerable to
nutritional problems such as undernutrition, overnutrition, and chronic energy
deficiency, particularly in adolescent girls. Dietary diversity is related to
household food availability, which can influence nutritional status. Another
factor affecting nutritional status is eating habits. Poor eating habits can
increase the risk of health problems. Objective : This study aims to determine the relationship between dietary diversity
and eating habits with nutrient intake in adolescent girls, as well as the
relationship between nutrient intake and nutritional status based on
BMI-for-age and MUAC (Mid-Upper Arm Circumference) indicators. Method : This research is an observational study with a cross-sectional
design. The subjects were selected using cluster random sampling, totaling 101
participants. Data were collected through a 24-hour food recall
and a 2x24-hour food record. The dietary diversity score was assessed
using the Minimum Dietary Diversity for Women guidelines, eating habits were
measured using the Adolescent Food Habits Checklist questionnaire, and
anthropometric measurements included body weight, height, and mid-upper arm
circumference. The statistical test used was the Spearman rank test. Result : A higher eating habit score is followed by an increase in energy,
protein, and fat adequacy. High dietary diversity is followed by adequate
energy and macronutrient intake. Then, the adequacy of these nutrients is
followed by an increase in BMI-for-age z-scores and upper arm
circumference. Conclusion : There was a significant relationship between dietary diversity and
eating habits with nutrient intake, and there was a relationship between
nutrient intake and nutritional status and the risk of chronic energy
deficiency in adolescent girls. Keywords : Dietary Diversity, Eating Habits,
Dietary Intake, Nutritional Status, Chronic Energy Deficiency,
Adolescent Girl.
Kata Kunci : Keberagaman Pangan, Kebiasaan Makan, Status Gizi, Kekurangan Energi Kronis, Remaja Putri