Coffee Workshop dengan Pendekatan Transprogramming di Kawasan Desa Gesing, Temanggung
Ivan Wijaya, Harry Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D.
2024 | Skripsi | ARSITEKTURKopi merupakan salah satu komoditas unggulan yang dimiliki Indonesia. Kebutuhan akan kopi telah menjadi kebutuhan utama yang tersaji dalam segelas cangkir dari warung kecil hinga cafe-cafe elit. Namun perlu kiranya kita untuk melihat lebih jauh bagaimana komoditas ini menjadi komoditas unggulan yang layak untuk dikembangkan. Berangkat dari hal tersebut, penulis mencoba untuk menyelami lebih dalam sehingga melahirkan sebuah gagasan sebagai upaya memaksimalkan potensi dari kopi ini. Penulis memiliki sebuah gagasan bagaimana memadukan antara fungsi produksi dan edukasi dalam memaksimalkan potensi kopi ke dalam satu wadah yang di dalamnya terjadi kolaborasi antara fungsi-fungsi terkait. Coffee Workshop merupakan sebuah gagasan yang lahir guna mendayagunakan potensi kopi. Desa Gesing, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menjadi pilihan lokasi bagi penulis dalam menuangkan ide dan gagasan ini. Besar dan cukup melimpahnya kopi di kawasan Gesing merupakan salah satu potensi tersendiri, namun sayangnya, ketiadaan ruang yang memadai dalam mendukung keberlangsungan para petani kopi dan komoditas kopi itu sendiri. Maka dari itu, Coffee Workshop hadir sebagai solusi dengan produksi dan pengolahan kopi secara profesional ditambah dengan wadah edukasi yang tersedia di dalamnya diharapkan mampu untuk menjawab permasalahan yang terjadi.
Coffee is one of Indonesia's leading commodities. The need for coffee has become a primary need, served in a cup from small stalls to elite cafes. However, it is necessary for us to look deeper into how this commodity has become a leading commodity worthy of development. Starting from this, the author tries to delve deeper, thus giving birth to an idea as an effort to maximize the potential of this coffee. The author has an idea of how to combine the function of production and education to maximize the potential of coffee. Gesing Village, Temanggung Regency, Central Java, becomes the chosen location for the author to pour out this idea and concept. The large and abundant coffee in the Gesing area is a potential in itself, but unfortunately, the lack of adequate space to support the sustainability of coffee farmers and the coffee commodity itself. Therefore, Coffee Workshop is present as a solution with professional coffee production and processing, coupled with an educational container available inside, is expected to be able to answer the existing problems
Kata Kunci : kopi, workshop, komoditas, produksi, pengolahan