Nurturing Green Energy Innovation Ecosystem: Challenges in Advancing Indonesia's Cleantech Startups for a Sustainable Future.
ERLANGGASAKTI UBASZTI PUTRA, Dr. Arie Ruhyanto, M.Sc.
2024 | Skripsi | ILMU PEMERINTAHAN
Studi ini melihat lebih dekat bagaimana tata kelola jaringan memainkan peran penting dalam membantu perusahaan rintisan teknologi bersih di Indonesia untuk mencapai tujuan ambisius negara ini, yaitu mencapai emisi nol pada tahun 2050. Perusahaan rintisan ini menghadapi beberapa tantangan berat, mulai dari hambatan hukum dan anggaran yang terbatas hingga kurangnya tenaga penilai yang terampil. Dengan menggunakan pendekatan grounded theory dan perspektif sosioteknis, penelitian ini menggali bagaimana perusahaan-perusahaan teknologi bersih ini mampu tumbuh meskipun menghadapi berbagai rintangan tersebut, dengan fokus pada peran jaringan strategis dan dinamika kekuasaan yang seringkali tidak kentara namun signifikan di antara para pemangku kepentingan yang berbeda. Melalui kombinasi tinjauan literatur dan kebijakan, wawancara mendalam, dan analisis portofolio, penelitian ini mengungkap bahwa perusahaan rintisan teknologi bersih sedang berjuang dengan kesenjangan pendanaan yang serius dan membutuhkan penilaian lingkungan yang lebih baik serta dukungan pemerintah yang lebih kuat. Penelitian ini juga menyoroti perebutan kekuasaan internal di dalam jaringan ini, yang memengaruhi siapa yang mendapatkan akses ke sumber daya dan siapa yang memegang legitimasi. Pada akhirnya, temuan-temuan ini memberikan wawasan penting bagi para pembuat kebijakan, pemimpin industri, dan pendidik, yang mengungkapkan betapa teknologi, praktik sosial, dan politik saling terkait erat dalam membentuk perjalanan Indonesia menuju masa depan energi yang berkelanjutan.
This research investigates the pivotal role of network governance in helping cleantech startups in Indonesia tackle the country's 2050 net-zero emissions target. These startups encounter significant obstacles, including legal constraints, budget limitations, and a lack of skilled assessors. Through a grounded theory framework and a sociotechnical lens, the study examines how these businesses are navigating these difficulties, paying particular attention to the influence of strategic partnerships and the power dynamics within these networks. The research, which combines policy analysis, interviews, and portfolio reviews, reveals critical gaps in funding and highlights the need for enhanced environmental assessments and more robust government involvement. Furthermore, it uncovers the subtle internal power struggles that determine access to resources and influence within these networks. The insights generated by this study are crucial for policymakers and industry leaders, illustrating the intricate relationships between technology, social systems, and political forces in shaping Indonesia's clean energy transformation.
Kata Kunci : Cleantech, network governance, public-private partnerships, venture capital, sustainable development, sociotechnical.