Laporkan Masalah

Populasi Hama dan Musuh Alami pada Tanaman Kedelai Hitam di Kabupaten Kulon Progo

HANIFAN, Dr. Tri Harjaka, S.P., M.P.

2024 | Skripsi | ILMU HAMA & PENYAKIT TUMBUHAN

Hama merupakan salah satu faktor penurunan produksi pada kedelai hitam. Hama utama yang paling merugikan yaitu dari kelompok perusak daun dan pengisap polong. Pengendalian hama tersebut dapat dilakukan menggunakan musuh alami yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami populasi dan musuh alami tanaman kedelai hitam pada musim tanam bulan November-Februari. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Lendah, Kulon Progo, dengan melakukan pengamatan populasi mutlak pada 60 sampel yang diambil secara acak sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi hama yang banyak ditemukan adalah Bemisia tabaci dengan populasi tertinggi terjadi pada umur tanaman 35 HST. Populasi tertinggi beberapa hama utama lainnya berbeda yaitu Lamprosema indicata pada umur tanaman 28 HST, Spodoptera litura pada umur tanaman 56 HST, Riptortus linearis pada umur tanaman 70 HST, dan Nezara viridula pada umur tanaman 63 HST. Penelitian ini juga menemukan populasi beberapa musuh alami seperti Araneae, Paederus littoralis, Coccinellidae, dan Vespa affinis. Akan tetapi populasi hama dan musuh alami dalam penelitian ini tidak menunjukkan hubungan yang berbeda nyata.

Pests are one of the factors causing a decline in black soybean production. The most detrimental primary pests belong to the groups of leaf-damaging pest and pod-sucking insect. Pest control can be conducted using more environmentally friendly natural enemies. This research aims to understand the population and natural enemies of black soybean plants during the planting season from November to February. The study was conducted in Lendah Subdistrict, Kulon Progo, by observing the absolute population in 60 samples taken using systematic random sampling. The research results show that the most commonly found pest population is Bemisia tabaci, with the highest population occurring at 35 days after planting. The peak populations of several other major pests varied, with Lamprosema indicata reaching its highest at 28 days after planting, Spodoptera litura at 56 days after planting, Riptortus linearis at 70 days after planting, and Nezara viridula at 63 days after planting. This study also identified the presence of several natural enemies, such as Araneae, Paederus littoralis, Coccinellidae, and Vespa affinis. However, no significant relationship was observed between the pest and natural enemy populations in this study.

Kata Kunci : Kedelai hitam, populasi, hama perusak daun, hama perusak polong, musuh alami

  1. S1-2024-462542-abstract.pdf  
  2. S1-2024-462542-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-462542-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-462542-title.pdf