Laporkan Masalah

Tradisi Wiwit Tembakau Pada Masyarakat Temanggung Ditinjau dari Perspektif Strategi Kebudayaan C.A Van Peursen

MACHFUDIN, Dr. Sartini, M.Hum; Fitri Alfariz, S.Fil., M.Phil.

2024 | Skripsi | ILMU FILSAFAT

Perubahan zaman membuat pelaksanaan tradisi Wiwit tembakau pada masyarakat Temanggung juga mengalami beberapa perkembangan dan perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan nilai-nilai budaya dalam pelaksanaan tradisi Wiwit tembakau; 2). Menganalisis strategi kebudayaan dalam pelaksanaan tradisi Wiwit tembakau dan mengindentifikasi bentuk refleksinya terhadap masalah-masalah yang terjadi pada saat ini.

Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi lapangan dan studi kepustakaan. Adapun tahap pengolahan data meliputi inventarisasi data, klasifikasi data dan analisis data data. Data dianalisis menggunakan tiga unsur metodis filosofi yaitu deskripsi, intepretasi dan analisis kritis.

Hasil penelitian menyimpulkan: 1) Terdapat nilai budaya dalam pelaksanaan tradisi Wiwit tembakau yaitu nilai kerohanian, nilai vital dan nilai formal. Nilai-nilai tersebut dapat diidentifikasi dari unsur-unsur pelaksanaan tradisi Wiwit tembakau yaitu umbarape, penentuan hari pelaksanaan dan ritual-ritual yang dilaksanakan. 2) Pelaksanaan tradisi Wiwit tembakau telah melewati tiga tahap strategi kebudayaan yaitu tahap mistis, tahap ontologis dan fungsional. Alam pikiran mitis terlihat pada kepercayaan terhadap Ki Ageng Makukuhan dan Dewi Sri, alam pikiran ontologis tercermin dalam perubahan pelaksanaan dari yang awalnya individual menjadi berkelompok dan alam pikiran fungsionil terlihat dalam fungsinya sebagai wisata budaya.


Changing times have meant that the implementation of the Wiwit tobacco tradition in Temanggung society has also experienced several developments and changes. This research aims to: 1) Describe the cultural values in the implementation of the Wiwit tobacco tradition: 2). Analyzing cultural strategies in implementing the Wiwit tobacco tradition and identifying forms of reflection on current problems.

The data collection method in this research is descriptive qualitative with data collection through in-depth interviews and literature study. The data processing stages include data inventory, data classification and data analysis. Data were analyzed using three philosophical methodical elements, namely description, interpretation and critical analysis.

The results of the research conclude: 1) There are cultural values in the implementation of the Wiwit tobacco tradition, namely spiritual values, vital values and formal values. These values can be identified from the elements of implementing the Wiwit tobacco tradition, namely umbarape, determining the day of implementation and the rituals carried out. 2) The implementation of the Wiwit tobacco tradition has gone through three cultural strategy stages, namely the mystical stage, ontological and functional stages. The mythical realm of mind is seen in the belief in Ki Ageng Makukuhan and Dewi Sri, the ontological mind is reflected in the change in implementation from initially individual to group and the functional realm of mind is seen in its function as cultural tourism. 


Kata Kunci : Wiwit tobacco, Strategy of culture, cultural values

  1. S1-2024-458567-abstract.pdf  
  2. S1-2024-458567-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-458567-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-458567-title.pdf