Laporkan Masalah

Kelayakan Finansial Pengusahaan Hutan Tanaman di Kawasan Hutan Kemasyarakatan Desa Hargorejo Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo

AKBAR ILYAS HERSANANTA, Slamet Riyanto, S.Hut., M.Si.

2024 | Skripsi | KEHUTANAN

Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (KTHKm) Taruna Tani merupakan salah satu kelompok tani di Desa Hargorejo yang mendapatkan izin untuk mengelola hutan produksi dengan skema Hutan Kemasyarakatan. Salah satu kegiatan pemanfaatan yang dilakukan anggota KTHKm Taruna Tani adalah pemanfaatan hasil hutan kayu dengan pengusahaan hutan tanaman. Pengusahaan hutan tanaman merupakan investasi yang diharapkan dapat memberikan keuntungan. Diperlukan evaluasi finansial untuk mengetahui apakah pengusahaan hutan tanaman yang dilakukan dapat menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran dan struktur biaya yang dikeluarkan, mengestimasi pendapatan yang diterima, dan menilai kelayakan finansial pengusahaan hutan tanaman.
Penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh anggota KTHKm Taruna Tani. Sampel ditentukan dengan purposive sampling, yaitu petani penggarap yang telah dilakukan pemanenan di lahan garapannya sebanyak 37 orang. Teknik pengambilan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisis struktur biaya, penerimaan, cashflow, dan kelayakan finansial. Periode pengusahaan hutan tanaman yang dianalisis dalam penelitian ini yaitu 20 tahun terhitung dari awal dilakukan penanaman hingga dilakukan pemanenan.
Temuan penting yang dihasilkan dari penelitian ini: (1) Biaya pengusahaan hutan tanaman terbagi menjadi biaya langsung dan biaya tidak langsung dengan biaya terbesar terdapat pada biaya penyaradan yaitu sebesar Rp21.712.933,55/ha atau lebih dari 53?ri total biaya. (2) Penerimaan terbesar dihasilkan oleh jenis pohon jati dengan besar Rp46.760.202,39/ha atau lebih dari 74% total penerimaan. (3) Berdasarkan analisis didapatkan nilai NFV Rp17.625.581,22/ha; IRR 7,79%/ha; dan BCR 1,394/ha. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan pengusahaan hutan tanaman pada HKm Desa Hargorejo dianggap layak berdasarkan kriteria NFV, IRR, dan BCR.

The Forest Farmer Group Taruna Tani is one of the farmer groups in Hargorejo Village that has been granted permission to manage production forests under the Community Forest scheme. One of the utilization activities carried out by the members of KTHKm Taruna Tani is the use of timber forest products through plantation forest investment. The plantation forest investment is expected to yield profit. Therefore, a financial evaluation is necessary to determine whether the plantation forest investmet is profitable. This study aims to assess the amount and structure of the costs incurred, estimate the revenue received, and evaluate the financial feasibility of plantation forest management.
This research use survey method. The population in this study consists of all members of KTHKm Taruna Tani. The sample was determined using purposive sampling, specifically targeting 37 farmers who have already completed harvesting on their plots of land. Data collection techniques included interviews, observations, and documentation. The analysis involved cost structure, revenue, cash flow, and financial feasibility. The period of plantation forest investment that been analyzed in the research was 20 years from the initial planting until the harvesting process completed.
Key findings of the study include: (1) The costs of plantation forest investment are divided into direct and indirect costs, with the largest expense being skidding costs, amounting to Rp21.712.933,55/ha which is more than 53% of the total plantation forest management costs. (2) The highest revenue was generated from teak trees, totaling Rp46.760.202,39/ha or more than 74% of total revenue. (3) Based on the analysis, the NFV value was Rp17.625.581,22/ha; IRR value was 7,79%/ha; and BCR value was 1,394/ha. According to these results, the forest plantation investment in the HKm of Hargorejo Village is feasible based on NFV, IRR, and BCR criteria.

Kata Kunci : : hutan tanaman, hutan kemasyarakatan, analisis finansial, keuntungan ; planted forest, community forest, financial analysis, profitability

  1. S1-2024-459073-abstract.pdf  
  2. S1-2024-459073-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-459073-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-459073-title.pdf