Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Sapi dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Lada (Piper nigrum L.) di Bawah Tegakan Acacia auriculiformis A. Cunn. ex Benth.
Citra Kartini Ajeng Permatasari, Ir. Adriana, M.P. ; Mochamat Gunawan Wibisono, S. Hut., M. Hum., M.Sc.
2024 | Skripsi | KEHUTANAN
Lada merupakan komoditas
tanaman yang potensial untuk dikembangkan dalam sistem agroforestri. Saat
ini, pemanfaatan lahan di bawah tegakan di lahan karst
Gunungkidul umumnya ditanami
tanaman semusim seperti umbi-umbian, kacang, terong dan empon-empon. Untuk meningkatkan produktivitas
lahan pada ruang tumbuh di bawah tegakan tersebut, diperlukan spesies
alternatif yang bernilai ekonomi tinggi seperti lada. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui
pengaruh pemberian pupuk kandang sapi, jarak tanam tanaman lada dari tanaman pokok dan interaksi
kedua perlakuan terhadap pertumbuhan tanaman lada umur dua bulan di bawah
tegakan A. auriculiformis.
Rancangan
percobaan yang digunakan adalah Randomized
Complete Block Design (RCBD)
dengan dua perlakuan, yaitu dosis pupuk kandang sapi (0 kg (P0), 0,5
kg (P1), 1 kg (P2) per tanaman) dan jarak tanam lada dari tanaman pokok A. auriculiformis (J1: titik tengah dari
proyeksi vertikal tajuk antara batang pokok dan tepi tajuk terluar, J2: titik
tepi dari proyeksi tajuk terluar tanaman pokok). Terdapat empat blok sebagai
ulangan. Setiap blok terdiri dari enam kombinasi perlakuan (P0J1, P0J2, P1J1,
P1J2, P2J1, P2J2) dan setiap perlakuan terdapat empat tanaman lada. Parameter
yang diamati dan diukur pada tanaman lada adalah tinggi, diameter, jumlah daun,
jumlah nodus dan panjang internodus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan
dosis pupuk tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.
Perlakuan jarak tanam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman lada, dan
terdapat kecenderungan bahwa tanaman lada yang ditanam lebih dekat dengan
tanaman pokok memiliki nilai pertumbuhan yang lebih
baik daripada yang ditanam lebih jauh dari tanaman pokok A. auriculiformis.
Interaksi kedua perlakuan tidak
berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.
Pepper is a crop
commodity that can potentially
be developed in an agroforestry system. Currently, the land use under the
stands of trees in the karst areas of Gunungkidul is commonly planted crops
such as tubers, beans, eggplant, and zingiber plants. To increase the
productivity of the land spaces under the stands, planting an economically high
commodity of species needs to be developed, such as pepper. This research aimed
to determine the effect of cow manure addition, the planting distance of pepper
plants from the stem of A. auriculiformis, and the interaction between
both treatments on the growth of two-month-old pepper plants under the stands
of A. auriculiformis.
The experimental design was a randomized complete
block design with two treatments, namely the dose of cow manure (0 kg (P0), 0.5
kg (P1), 1 kg (P2) per plant) and the planting distance between pepper plants
and stem of A. auriculiformis (J1: the midpoint of the vertical
projection of the A. auriculiformis crown between the stem and the edge
of the outermost crown, J2: the edge point of the vertical projection of the
outermost crown of the A. auriculiformis). There were four blocks as
replications. Each block consisted of six treatment combinations (P0J1, P0J2,
P1J1, P1J2, P2J1, P2J2) and each treatment contained four pepper plants. The
parameters measured included the height, diameter, number of leaves, number of
nodes, and the length of the internodes of pepper plants.
The results showed that the fertilizer dose treatment
had no significant effects on all observed parameters. The treatment of plant
spacing had a significant effect on the plant height and the pepper plants
planted nearer the A. auriculiformis tended to have better growth than
the farther one. Interaction between both treatments had no significant effects
on all parameters.
Kata Kunci : Lada, Pupuk Kandang Sapi, Jarak Tanam, Acacia auriculiformis, Agroforestri.