Analis Konsistensi Perencanaan dan Penganggaran Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Utara
Dina Nyolo Nyolo, Dr. Nunuk Dwi Retnandari, M. Si
2024 | Tesis | S2 Administrasi Publik
Dalam pemerintahan, perencanaan dan penganggaran harus berjalan selaras dan saling
mendukung. Integrasi perencanaan dan penganggaran yang baik sangat berpengaruh pada
keberhasilan organisasi, karena perencanaan dan penganggaran yang efektif dan komprehensif
dapat meningkatkan kinerja organisasi. Efisiensi dan integrasi yang baik antara fungsi
perencanaan dan penganggaran adalah kunci untuk pembangunan infrastruktur berkualitas dan
pencapaian tujuan pembangunan.
Penelitian ini bertujuan buat menganalisis konsistensi nomenklatur program serta anggaran
dalam dokumen perencanaan serta penganggaran Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan
UKM Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2021, dan faktor- faktor yang mempengaruhinya.
Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat serta rujukan untuk penataan dokumen
perencanaan serta penganggaran daerah supaya lebih sinkron serta konsisten. Jenis penelitian ini
adalah penelitian kualitatif, sedangkan metode pengumpulan data dilakukan lewat wawancara,
observasi, serta penelitian dokumen. Analisis data dilakukan dengan penghitungan Matriks
Konsistensi Perencanaan serta Penganggaran( MKPP). Perhitungan konsistensi dilakukan dengan
membandingkan nomenklatur program dan pagu anggaran pada dokumen RPJMD-RENSTRA,
RPJMD-RKPD, RENSTRA-RENJA, RKPD-RENJA, RKPD-APBD.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum konsistensi nomenklatur program yang
direncanakan dan dianggarkan berada pada tingkatan “tinggi. Dengan persentase 80%, sedangkan
untuk anggaran, konsistensinya berada pada tingkatan “rendah”dengan persentase 34%. Tingkat
konsitensi paling tinggi adalah pada dokumen RKPD-RENJA SKPD, sedangkan tingkat
konsistensi paling rendah adalah pada dokumen RKPD-APBD. Faktor-faktor determinan yang
mempengaruhi konsistensi adalah komitmen pimpinan, komunikasi politik, kemampuan
keuangan daerah serta sistem dan informasi. Kemudian terdapat satu satu faktor utama yang
mempengaruhi perubahan jumlah anggaran yaitu terjadinya pandemi covid-19.
Kata kunci: konsistensi, perencanaan, penganggaran
In government, planning and budgeting must be harmonious and mutually supportive.
Good integration of planning and budgeting has a major impact on the success of the
organisation, as effective and comprehensive planning and budgeting can improve
organisational performance. Efficiency and good integration between planning and budgeting
functions are key to quality infrastructure development and achieving development goals.
This research aims to analyse the consistency of programme and budget nomenclature in
the planning and budgeting documents of Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan
UKM Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2021 and the factors that influence it. This research is
expected to provide benefits and references for structuring regional planning and budgeting
documents to be more synchronised and consistent. This type of research is qualitative, while
the data collection methods are conducted through interviews, observation and document
review. Data analysis was carried out by calculating the Planning and Budgeting Consistency
Matrix (MKPP). The calculation of consistency was done by comparing the nomenclature and
budget ceiling in the documents RPJMD-RENSTRA, RPJMD-RKPD, RENSTRA-RENJA, RKPDRENJA, RKPD-APBD.
The results showed that, in general, the consistency between planned and budgeted
programme nomenclature was at a 'high' level. With a percentage of 80%, while for the budget
the consistency was at the 'low' level with a percentage of 34%. The highest level of consistency
was found in the RKPD-RENJA-SKPD document, while the lowest level of consistency was
found in the RKPD-APBD document. Determinant factors affecting consistency are leadership
commitment, political communication, regional financial capacity and systems and information.
Then there is one main factor that influences changes in the amount of the budget, namely the
occurrence of the covid-19 pandemic.
Keywords: consistency, planning and budgeting
Kata Kunci : konsistensi, perencanaan, penganggaran