Tantangan dan Strategi Pernikahan di Mesir Era Modern: Kajian Sosiokultural
Mukhtar Nabali Mufauwiq, Dr. Moh Masrukhi, M.Hum.
2024 | Tesis | S2 Sastra/Kajian Timur Tengah
Penelitian ini menganalisis tantangan sosiokultural yang dihadapi masyarakat Mesir dalam pernikahan di era modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana masyarakat Mesir di era modern mengonstruksi institusi pernikahan di tengah arus modernisasi dan perubahan sosial. Metode etnografis dan metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data, metode ini melibatkan observasi dan interaksi langsung dengan individu dalam lingkungan alami mereka. Dengan menggabungkan kedua metode ini dapat diperoleh data yang komprehensif, mencakup perspektif individu serta dinamika sosial yang memengaruhi perilaku dan pandangan mereka. Penelitian ini dianalisis dengan empat kerangka teori: sistem keluarga, konstruksi sosial, modernisasi, dan peran gender. Penggunaan keempat teori ini membentuk dasar transformasi sosiokultural, sebuah pendekatan interdisipliner yang sesuai untuk menganalisis perubahan sosiokultural dalam konteks pernikahan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Mesir menghadapi tantangan globalisasi, modernisasi, ekonomi, dan pendidikan dalam pola pencarian pasangan. Globalisasi dan modernisasi memperluas cara pencarian pasangan melalui teknologi seperti media sosial dan aplikasi kencan, melampaui batasan sosial tradisional. Pengaruh pendidikan dan tantangan ekonomi menyebabkan penundaan usia pernikahan. Perubahan peran gender terlihat signifikan, dengan banyak perempuan yang dulu hanya menjalani pekerjaan domestik kini aktif bekerja di luar rumah, mengubah pola pernikahan tradisional semakin egaliter. Integrasi antara metode tradisional dan inovasi teknologi ini mencerminkan kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan perubahan zaman, sambil tetap mempertahankan akar budaya mereka yang mendalam. Pendekatan ini memungkinkan mereka untuk mengatasi berbagai tantangan dan hambatan yang muncul dalam proses pencarian jodoh, menciptakan keseimbangan antara modernitas dan tradisi dalam proses pernikahan.
This study analyses the sociocultural challenges faced by Egyptian society in marriage in the modern era. The purpose of this study is to explore how Egyptian society in the modern era constructs the institution of marriage amidst modernisation and social change. Ethnographic methods and qualitative descriptive methods were used to collect data, these methods involve direct observation and interaction with individuals in their natural environment. By combining these two methods, comprehensive data can be obtained, covering the perspectives of individuals as well as the social dynamics that influence their behaviour and views. The research was analysed with four theoretical frameworks: the family system, social construction, modernisation and gender roles. The use of these four theories forms the basis of sociocultural transformation, an interdisciplinary approach suitable for analysing sociocultural change in the context of marriage.
The results show that Egyptian society faces the challenges of globalization, modernization, economy, and education in its mate search patterns. Globalization and modernization expand the way couples search through technology such as social media and dating apps, transcending traditional social boundaries. The influence of education and economic challenges led to a delay in the age of marriage. Changes in gender roles are significant, with many women who were once confined to domestic work now actively working outside the home, making traditional marriage patterns more egalitarian. This integration of traditional methods and technological innovation reflects their ability to adapt to changing times, while still maintaining their deep cultural roots. This approach allows them to overcome the various challenges and obstacles that arise in the search for a mate, creating a balance between modernity and tradition in the marriage process.
Kata Kunci : Tantangan dan Strategi, Sosiokultural, Pernikahan, Transformasi Sosiokultural, Mesir Era Modern